JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Baru Saring Nama, Kompolnas Belum Kirim Nama Calon Kapolri ke Presiden Jokowi

Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Menegaskan belum pernah mengirim nama-nama calon kapolri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu dikatakan oleh Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti.  Dia hanya mengatakan, Kompolnas akan menyerahkan nama-nama kandidat pengganti Jenderal Idham Azis yang akan pensiun 1 Februari 2021 itu dalam waktu dekat, tetapi tak merincinya.

“Belum. Kami masih dalam proses penyaringan. Pak Idham akan pensiun 1 Februari 2021. Jadi dalam waktu dekat kami akan menyampaikan nama-nama calon Kapolri beserta pertimbangannya, untuk dapat dipilih Presiden,” kata Poengky ketika dihubungi, Senin (4/1/2021).

Poengky mengatakan, pemilihan Kapolri adalah hak prerogatif Presiden Jokowi. Adapun Kompolnas, kata dia, menjaring nama-nama calon berdasarkan kriteria Pasal 11 ayat (6) Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Baca Juga :  Munarman Sebut, Pam Swakarsa Upaya Polisi  Langgengkan Politik Devide Et Impera

Selain itu, Kompolnas telah menggelar forum group discussion pada awal Desember 2020 untuk mendapatkan masukan terkait kriteria calon Kapolri yang lebih detail.

Menurut Poengky, kriteria itu didapatkan dari internal Polri, tokoh-tokoh masyarakat, wakil akademisi, wakil organisasi media, Lembaga Swadaya Masyarakat, serta dari purnawirawan Polri yang diwakili Kapolri dan Wakapolri pada masanya.

“Selanjutnya berdasarkan prestasi, track record, dan integritas terbaik akan kami serahkan nama-namanya kepada Presiden,” kata Poengky.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memperkirakan Presiden Jokowi akan mengirimkan nama calon Kapolri ke DPR pada akhir pekan pertama Januari 2021 atau pada akhir pekan nanti. DPR pun akan membuka masa persidangan pada Senin (11/1/2021) mendatang.

Baca Juga :  Berikut Daftar Nama 47 Korban Pesawat Sriwijaya Air yang Sudah Teridentifikasi. Bagaimana Nasib Jenazah 2 Korban Kakak Beradik Asal Sragen?

Adapun menurut Presidium Indonesia Police Watch Neta S. Pane, Presiden Jokowi mesti memproses pengganti Idham Azis minimal 20 hari sebelum jenderal bintang empat itu pensiun. Neta sebelumnya menyebut ada dua calon kuat pengganti Idham Azis.

“Saat ini kalangan Istana sedang mempertimbangkan dua nama bakal calon Kapolri sebagai calon kuat pengganti Idham Azis,” kata Neta ketika dihubungi pada 19 Desember 2020.

Namun ia enggan membeberkan siapa dua nama yang dimaksud.

www.tempo.co