JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Terpapar Virus, 9 Warga Sragen Dilaporkan Meninggal Dunia Hari Ini. Satu Orang Berstatus Suspek, Semua Dimakamkan Protokol Covid-19

Iustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kembali menghampiri Sragen. Di tengah lonjakan kasus covid-19, sebanyak sembilan warga kembali meninggal dunia dalam sehari tadi, Minggu (3/1/2021).

Data yang dirilis Gugus Tugas Kabupaten Sragen, Minggu (3/1/2021) petang tadi, ada sembilan warga dilaporkan meninggal dengan status positif dan suspek covid-19.

Dari sembilan pasien yang meninggal, delapan orang berstatus positif terkonfirmasi covid-19 dan satu sisanya berstatus suspek.

Delapan pasien positif itu dua orang asal Sambungmacan, sisanya dari Sragen Kota, Tanon, Gondang, Ngrampal, Sidoharjo dan Sambirejo. Sedangkan satu suspek tidak disebutkan identitas dan domisili asalnya.

Delapan warga positif dan meninggal itu semuanya dilaporkan dari RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Wakil Direktur RSUD Sragen, Joko Haryono mengatakan pasien yang meninggal positif itu tak semuanya dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro.

Baca Juga :  Mengganas, 5 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Positif Terpapar. Karangmalang 3 Orang, Semuanya Berusia di Atas 50 Tahun!

Akan tetapi, sebagian meninggal di rumah sakit swasta dan kemudian pemulasaraan dikirim ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Ada yang dari Ibnu Sina. Ada juga dari Sarila. Lalu pemulasaraan dikirim ke RSUD dan datanya dikirim ke kami. Sehingga laporannya dari sini,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (3/1/2021).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan ada tambahan sembilan warga yang meninggal pada Minggu (3/1/2021).

“Hari ini ada tambahan sembilan warga meninggal, delapan berstatus positif covid-19 dan satu bertatus suspek,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (3/1/2021) malam.

Baca Juga :  Hari Ini Tambah 11.287, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Sudah Mencapai 907.929

Karena berstatus positif dan suspek, semua pasien itu dimakamkan secara protokol covid-19. Yakni dari rumah sakit langsung dibawa ke pemakaman dan dimakamkan oleh petugas berpakaian APD lengkap tanpa disemayamkan di rumah duka.

Dengan tambahan sembilan kasus meninggal tersebut, hingga kini total warga yang meninggal dunia tercatat mencapai 189 orang.

Dari 189 orang meninggal itu, rinciannya 71 suspek, 115 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Yakni rajin mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Wardoyo