JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Geger 15 Ular Kobra Teror Perumahan Loh Agung di Jaten Karanganyar. Berlindung di Bawah Keramik Lantai, Warga Sempat Ketakutan

Tim Exalos dan warga saat mengevakuasi ular-ular cobra yang ditemukan bersembunyi di lantai keramik rumah warga Perum Lor Agung 7, Jaten, Karanganyar. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Warga perumahan Loh Agung 7 Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Karanganyar, Jateng heboh dengan adanya temuan 15 ekor ular kobra masuk rumah Dody (40).

Warga khawatir karena ular kobra tersebut bertelur dan berkembang biak di dalam rumah tepatnya di lubang bawah keramik.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM dari Komunitas komunitas pelindung ular dan edukasi Exalos menyebutkan bahwa Exalos mendapat laporan warga Perumahan Loh Agung 7 perihal adanya ular kobra lumayan besar terlihat di rumah Dody.

Saat kejadian kebetulan pemilik rumah sedang pergi. Kejadian penampakan ular kobra itu pada Jumat (01/01/2021) pukul 21.00 WIB.

Baca Juga :  Camat Jatiyoso Bantah Adanya Kelambanan Respons Penanganan kepada 7 Warga Desa Wukir Sawit yang Positif Covid-19. Ketakutan Warga untuk Ditracking Jadi Kendala

Menerima laporan itu, anggota Exalos langsung meluncur ke TKP dan berhasil membunuh satu ular kobra besar.

Sejurus kemudian dilacak dan ditemukan 5 buah cangkang bekas telur ular kobra yang sudah menetas dan karena sudah lumayan besar membahayakan maka langsung dibunuh.

Ketua Exalos Indonesia, Koptu Janu Wahyu yang juga anggota TNI AD Brigif 6 Kostrad Palur Mojolaban mengatakan untuk menuntaskan pencarian ular tersebut butuh waktu dua hari dan akhirnya terungkap ada 15 ekor ular kobra.

Adapun dari 15 ular itu yang berhasil diselamatkan, ada 4 ekor anak-anakan yang bisa diselamatkan alias tidak membahayakan.

Baca Juga :  Derita Pengelola Hotel di Tawangmangu Terpukul PPKM. Enam Hari Tamu Sepi, Bookingan Berguguran Minta Jadwal Diganti

“Jumlah total ular kobra ada 15 dan sekarang sudah habis alias tidak ada bekasnya lagi,” ujarnya saat dihubungi JOGLOSEMARNEWS, Minggu (3/1/2021).

Menurut Janu, ular tersebut tumbuh secara alami menetas mencari tempat yang hangat hanya saja kebetulan bisa masuk ke rumah warga.

“Makanya ular itu memilih bertelur berlindung di bawah keramik. Selanjutnya tumbuh menjadi besar,” ungkapnya.

Apalagi perumahan itu dekat dengan sawah sehingga rawan bagi ular untuk masuk ke rumah warga jika tidak ketahuan. Untuk itu warga diharap berhati-hati terutama di  musim hujan seperti ini. Beni Indra