JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kebakaran Hebat di Gemolong, Kios Elektronik dan Kios Tambal Ban Luluh Lantak Dilalap Kobaran Api. Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Ilustrasi kebakaran

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran hebat melanda dua kios di Gemolong, Sragen, Selasa (12/1/2021) malam. Dua kios elektronik dan tambal ban ludes dilalap si jago merah.

Kebakaran terjadi pukul 21.30 WIB. Dua kios yang terbakar berada di Kampung Kauman, RT 03/01, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong, tepatnya di timur Polsek Gemolong.

Data yang dihimpun Joglosemar news.com, kios yang terbakar milik Supardi (55) warga Desa Kauman, RT 03/01, Kelurahan Gemolong, Kecamatan Gemolong dan kios milik Eko Haryanto (38) yang ada di sebelahnya.

Baca Juga :  Nah Lo, DPRD Sragen Bongkar Masih Banyak Kafe, Indomaret dan Alfamart Langgar Aturan Jam Operasional PPKM. Padahal Kasus Covid-19 Meroket Tambah 60-80 Orang Perhari, Petugas Medis Sampai Kewalahan!

Kebakaran bermula ketika dua kios itu sudah ditutup. Tak lama berselang, sekitar pukul 21.30 WIB, warga dikejutkan dengan kemunculan kobaran api.

Kondisi barang di kios yang sebagian mudah terbakar, membuat kobaran api kian menjadi.

Warga dan pemilik kios langsung berhamburan melakukan upaya pemadaman. Namun karena api makin membesar, upaya warga pun gagal memadamkan si jago merah.

Tak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Api baru bisa dijinakkan satu jam kemudian sekitar pukul 22.25 WIB.

Baca Juga :  Banjir Luapan Sungai Mungkung Sragen, 3 Rumah Warga Terendam dan 4 Jalan Kampung Tergenang Hingga 25 Sentimeter

Wakil Ketua PMI Sragen, Soewarno menyampaikan seusai menerima laporan, tim langsung melakukan koordinasi dengan jejaring Puskesmas Gemolong untuk assesment serta back up medis dalam upaya pemadaman.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian ada dua kios yang terbakar,” paparnya.

Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Kapolsek Gemolong, AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres AKBP Yuswanto Ardi membenarkan kejadian tersebut.

“Ini kami masih melakukan penanganan di lokasi,” paparnya saat dikonfirmasi tadi malam. Wardoyo