JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Makin Moncer, Pasar Bahulak Special Tahun Baru 2021 Jadi Buruan Warga Sragen. Pengunjung Membeludak, Transaksi Langsung Meroket Tembus Rp 47 Juta

Warga berbondong-bondong ke Pasar Bahulak di Karungan, Plupuh, Sragen, Minggu (1/11/2020) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ratusan warga Sragen menyerbu Pasar Bahulak di Desa Karungan, Kecamatan Plupuh di hari pertama tahun baru 2021, Jumat (1/1/2021) pagi.

Pasar wisata dengan konsep nuansa kuno itu sengaja buka pada momen spesial tahun baru. Larangan perayaan malam tahun baru membuat warga yang harus menahan hasrat untuk merayakan seolah melampiaskan dengan memadati Pasar Bahulak sejak pukul 06.00 WIB.

Momen awal tahun itu tak disia-siakan Pemeritah Desa Karungan. Pemdes yang dipimpin Kades Joko Sunarso itu berinisiatif menggelar Pasar Bahulak Special Event.

Baca Juga :  Berikut Daftar 9 Warga Sragen yang Positif dan Meninggal Dunia Hari Ini. Rata-rata Masih Muda, Berasal dari 7 Kecamatan!

Dinamakan spesial karena biasanya pasar itu hanya digelar pada Minggu pasaran Legi dan Pahing, kali ini digelar di Jumat Pahing. Dan antusias pengunjung pun membeludak. Bahkan transaksi meroket hingga Rp 47 juta.

IMG20201101102832 816x612 1
Pengunjung Pasar Bahulak menukar uang dengan koin kuno dari tempurung untuk belanja. Foto/Wardoyo

Kades Karungan, Joko Sunarso menyampaikan pembukaan pasar special event tadi pagi merupakan event ke 7 Bahulak sejak pertama pada September 2020 lalu.

Langkah ini sebagai upaya membuka potensi desa Karungan. Selain itu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar dengan berdagang makanan dan mainan tradisional.

”Kalau hari ini bertepatan dengan momen-momen tertentu, seperti saat ini tahun baru, atau mungkin nanti pas 17 Agustus dan sebagainya,” paparnya, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (1/1/2021).

Baca Juga :  Greysia/Apriyani Sukses Juara Ganda Putri Turnamen Bulutangkis Thailand Open 2021. Sempat Diberi Skor Afrika, Praveen/Melati Gagal Ulangi Kejayaan di All England

Joko menyampaikan ada 84 pedagang yang semuanya warga Desa setempat. Sejak pagi, pengunjung sudah mengalir.

”Kita bisa memantau transaksi, selama ini meningkat terus. Terakhir tadi pagi Alhamdulillah sudah naik dan bisa mencapai Rp 47 juta,” urainya.

Karena masih masa pandemi, panitia tetap menerapkan protokol kesehatan mulai dari pintu masuk. Yakni pemeriksaan suhu tubuh bagi warga yang masuk pasar, juga disediakan padasan untuk cuci tangan di berbagai tempat. Wardoyo