JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Melawan Polisi Densus 88, Mertua dan Menantu di Makassar Langsung Ditembak Mati. Ternyata Merupakan Jaringan Teroris JAD

Ilustrasi penggerebekan teroris oleh tim Densus 88 Antiteror. Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

 

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua terduga teroris tersebut akhirnya ditembak tim Densus 88 setelah sempat melakukan perlawanan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana membenarkan perihal kejadian tersebut. Ia mengatakan, kedua terduga teroris itu masing-masing berinisial R (menantu) dan Aj (mertua)

“Iya benar, hari ini telah dilakukan penindakan oleh Densus 88 Anti teror mabes Polri gabungan dengan Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar, terhadap dua orang pelaku teroris,” kata Witnu kepada wartawan.

Baca Juga :  Tragis, Gegara Stres Dinyatakan Positif Covid-19, Wanita Ini Nekat Terjun dari Lantai 3 Rumahnya!

Menurut Witnu, kedua terduga teroris ini berkaitan dengan aksi teror bom bunuh diri di Jolo, Filipina.

“Mempunyai keterkaitakan dengan bom gereja di Jolo, Philipina. Saat ditangkap mencoba melawan dan terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan kedua orang ini meninggal dunia,” ungkap mantan Dir Intelkam Polda Sulsel ini.

Baca Juga :  Astaga, Otak Pembunuhan Wartawan di Medan Ternyata Bos Ferarri Bar dan Mantan Calon Walikota. Sakit Hati Karena Peredaran Narkobanya Sering Diberitakan, Sewa Penembak dari Oknum TNI!

Perwira polisi berpangkat tiga bunga melati ini juga menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan sementara keduanya diduga merupakan jaringan teroris Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel.

Tim Densus 88 Mabes Polri, Gegena Brimob Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar masih melakukan penyisiran di lokasi, serta olah TKP.

“Sementara dalam pengembangan, kita masih olah TKP, dengan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.

www.teras.id