JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Melawan Polisi Densus 88, Mertua dan Menantu di Makassar Langsung Ditembak Mati. Ternyata Merupakan Jaringan Teroris JAD

Ilustrasi penggerebekan teroris. Istimewa

 

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dua terduga teroris tersebut akhirnya ditembak tim Densus 88 setelah sempat melakukan perlawanan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana membenarkan perihal kejadian tersebut. Ia mengatakan, kedua terduga teroris itu masing-masing berinisial R (menantu) dan Aj (mertua)

“Iya benar, hari ini telah dilakukan penindakan oleh Densus 88 Anti teror mabes Polri gabungan dengan Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar, terhadap dua orang pelaku teroris,” kata Witnu kepada wartawan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara. Getaran Dirasakan hingga Kota Bitung, Acara Rapat Pleno Penetapan Pemenang Pemilu Pun Diskors

Menurut Witnu, kedua terduga teroris ini berkaitan dengan aksi teror bom bunuh diri di Jolo, Filipina.

“Mempunyai keterkaitakan dengan bom gereja di Jolo, Philipina. Saat ditangkap mencoba melawan dan terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan kedua orang ini meninggal dunia,” ungkap mantan Dir Intelkam Polda Sulsel ini.

Baca Juga :  Videonya Viral di TikTok, Cerita Polisi Selamatkan Seorang Nenek yang Terjebak Banjir di Kalsel. Satu Jam Terendam Tak Ada yang Menolong, Tinggal Sendiri di Rumah Kayu

Perwira polisi berpangkat tiga bunga melati ini juga menyebut, berdasarkan hasil penyelidikan sementara keduanya diduga merupakan jaringan teroris Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Sulsel.

Tim Densus 88 Mabes Polri, Gegena Brimob Polda Sulsel, dan Polrestabes Makassar masih melakukan penyisiran di lokasi, serta olah TKP.

“Sementara dalam pengembangan, kita masih olah TKP, dengan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.

www.teras.id