JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Rencana penerapan kebijakan PPPK membuat banyak guru-guru honorer di seluruh Indonesia menangis. Mereka merasa dalam kondisi kritis dan bakal tersingkir, meski sudah mengabdi puluhan tahun sebagai pendidik.

Oleh karena itu,  mereka meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepres) mengenai rekrutmen Pegawai Negeri Sipil tanpa tes.

“Kami mohon kepada DPR Kepres PNS ini bisa disegerakan untuk kami. Mengingat waktu dan tenaga kami sudah terkuras habis, tetapi kami terancam dengan adanya PPPK,” kata guru honorer dari Maluku Utara Nurlelah saat rapat virtual dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu (13/1/ 2021).

Baca Juga :  Menko Airlangga: Presidensi G20 Jadikan Indonesia Role Model Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

Guru honorer dari Sumatera Barat, Refda Mulyani juga menuturkan guru honorer di Sumatera Barat sudah tidak dapat tempat di sekolah, karena penempatan CPNS tahun 2019 dan ditambah mutasi guru-guru PNS ke daerah.

Advertisement
Baca Juga :  PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 20 September, Ini Daftar Lengkap Daerah yang Berubah Level

“Kami mohon sekali ada kebijakan dari pemerintah pusat. Jangan kami dibuang begitu saja. Saya sendiri sudah 23 tahun mengajar, jadi kami mohon sampaikan,” kata Refda sambil menangis.

Guru honorer dari Jawa Tengah, Tinur Wulandari mengatakan saat ini adalah saat yang paling genting bagi guru honorer, ketika dibukanya wacana rekrutmen ASN sebanyak satu juta.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua