JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perintahkan Kasat Reskrim, Kapolres Karanganyar Curiga Pembuangan Limbah Medis dan Ratusan Jarum Suntik Bekas di Suruh Kalang Dilakukan Sistematis. Sebut Ada Kejanggalan, Apa Itu?

Penampakan sampah medis yang dibuang sembarangan di tepi jalan Desa Suruhkalang, Jaten, Karanganyar . Foto kolase/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Temuan sampah medis berupa suntikan dan botol suntikan yabg dibuang sembarangan di perkampungan Desa Suruhkalang, Jaten, Karanganyar pekan lalu membuat Polres Karanganyar mulai bergerak.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi meminta tim untuk jemput bola dan mengusut kasus itu. Sebab ia memandang ada kejanggalan dan pembuangan sampah medis itu terindikasi dilakukan sistematis.

Menurut Kapolres, mekanisme pembuangan limbah medis biasanya sudah ada perjanjian antara lembaga kesehatan dengan pihak ketiga berikut tempat pembakaran atau inseneratornya.

Sehingga, terkesan aneh dan janggal jika tiba-tiba ditemukan limbah medis dibuang sembarangan apalagi di perkampungan dekat sawah.

Baca Juga :  Rame-Rame PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Kalau Masing-masing Tidak Disiplin, Sampai Kapan pun Pandemi Takkan Berakhir!

“Kejanggalannya di sini. Marena sudah ada perjanjian kerjasama tapi mengapa kok limbah medis. Ada apa? Dan diduga ini pembuangan sistematis karena jumlahnya tergolong banyak hingga ratusan jarum suntikan,” papar Kapolres, Jumat (1/1/2021).

Ia menyebut masih menunggu laporan resmi dari warga guna melakukan pelacakan serta mengungkap berbagai kemungkinan adanya sindikat rapi pembuangan limbah medis tersebut.

Namun demikian polisi mengapresiasi upaya Dinas Kesehatan Kabupaten DKK Karanganyar yang berjanji akan melakukan pelacakan siapa pelakunya.

Sebab sudah ada regulasi yuridis tentang pembuangan sampah medis karena sangat membahayakan jika dibuang sembarangan.

Baca Juga :  Astagfirullah, Pria Maniak Kimcil asal Sukoharjo Terang-Terangan Akui Cari Kepuasan Hingga Nekat Setubuhi Siswi SD Semalaman. Koarnya Sanggup Bayar Berapapun, Tapi Iming-Iming Bayaran Rp 1 Juta Tak Diberikan

AKBP Leganek Mawardi mengaku sudah memerintahkan Satreskrim untuk jemput bola terhadap temuan tersebut.

“Sambil menunggu perkembangan DKK yang juga melakukan pelacakan, polisi juga siap bergerak jika sudah ada yang laporan resmi,” tandasnya.

Untuk itu Polres Karanganyar menunggu tindak lanjut dari DKK , namun yang pasti karena itu membahayakan masyarakat maka perlu keseriusan.

Perlu diketahui Pemdes Suruh Kalang, Jaten, Karanganyar kaget menemukan sampah medis dibuang sembarangan di dekat areal persawahan, Selasa (29/12/2020). Tentu saja itu sangat membahayakan semua orang. Beni Indra