JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polisi Ungkap Hasil Visum Perangkat Desa Tenggak Sragen Yang Ditemukan Tewas di Mobil Terparkir. Terlacak Sempat Telepon Seseorang!

Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Purnowo saat memimpin evakuasi almarhum. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pihak kepolisian akhirnya mengungkap hasil visum atas kematian Aris Wijayanto (30) perangkat desa Tenggak, Kecamatan Sidoharjo, Sragen yang ditemukan tewas di mobil terparkir di depan kantor BRI Duyungan, Sidoharjo, Minggu (3/1/2021).

Selain itu, polisi juga mendeteksi perangkat desa muda yang menjabat Kaur Perencanaan itu sempat menelepon seseorang sebelum ditemukan tak bernyawa.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Sidoharjo, AKP Agung Ari Purnowo mewakili Kapolres AKBP Yuswanto Ardi, Selasa (5/1/2021). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan dari hasil visum, tidak ada tanda kekerasan maupun penganiayaan di tubuh korban.

Kemudian hasil pemeriksaan fisik juga tidak ditemukan ada indikasi mengarah kejanggalan pada kematian perangkat desa itu.

Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk menguak penyebab pasti yang memicu meninggalnya almarhum.

“Kalau dari hasil visum, sebenarnya tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Tapi ini masih kita selidiki karena yang bersangkutan masih muda dan meninggalnya kebetulan di waktu yang tidak pas (di dalam mobil terparkir),” paparnya.

AKP Agung menguraikan untuk menguak tabir pemicu kematian, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari pihak rumah sakit. Saat ini, baru akan dikoordinasikan kapan hasil otopsi keluar.

Baca Juga :  Tambah 83 Positif dan 2 Meninggal Dunia Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Meroket di Angka 3.848. Jumlah Warga Meninggal Capai 225 Orang

Sementara, dari hasil penyelidikan dan olah TKP, semua barang milik almarhum masih utuh.

Di antaranya tas, dompet berikut isinya masih lengkap dan tak ada yang hilang. Uang tunai di dompet masih ada dan semua kartu juga utuh. Termasuk HP juga masih ada di atas dasbor mobil.

Menurut Kapolsek, dari riwayat di HP, almarhum sempat terdeteksi menghubungi seseorang sebelum kejadian. Namun ia memastikan orang itu adalah teman almarhum.

“Di riwayat panggilan, sempat menelepon temannya. Laki-laki. Tapi nggak ada yang mencurigakan, teman almarhum. Sudah kita konfirmasi juga dan memang nggak ada suatu kejanggalan,” urai Agung.

Seperti diberitakan, Aris Wijayanto (30) itu ditemukan tak bernyawa di dalam mobil Panther metalik bernopol AD 8506 BY.

Perangkat yang menjabat sebagai Kaur Perencanaan itu ditemukan kali peetana oleh Satpam BRI Duyungan, Bambang Triyanto (25) sekitar pukul 21.00 WIB.

Saat kali pertama ditemukan, perangkat yang berdomisili di DesaTenggak, Sidoharjo, Sragen itu sudah kaku di atas jok depan kemudi. Tidak ada orang lain dan mobil dalam keadaan tertutup rapat.

Baca Juga :  Sudah 20 Warga Desa Gawan Tanon Sragen Positif Terpapar Covid-19 dan 2 Meninggal Dunia. Satgas Gencarkan Razia Kerumunan di Warung-warung Malam Hari, Yang Tak Pakai Masker Dihukum

Data yang dihimpun di lapangan, mayat Aris ditemukan berkat kecurigaan Satpam melihat mobil terparkir hampir setengah jam di tepi jalan.

Karena curiga, Satpam BRI itu kemudian menghampiri. Saat pintu diketuk tidak ada jawaban. Kondisi pintu dan kaca yang semuanya tertutup makin membuatnya penasaran.

Saat dicek ternyata pengemudi sudah tergeletak di atas jok dan meninggal dunia.

“Iya benar dia perangkat desa kami. Menjabat Kaur Perencanaan. Tadi malam saya dapat kabar dari Pak Camat dan Kapolsek kalau ada perangkat saya yang ditemukan meninggal di dalam mobil terparkir di tepi jalan depan BRI Duyungan,” papar Kades Tenggak, Setyanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (4/1/2021).

Kades mengatakan sebelumnya tidak ada gejala atau gelagat bahwa almarhum dalam masalah. Ia pun tak menyangka jika almarhum meninggal di dalam mobil.

“Saat ini jenazahnya masih diotopsi di rumah sakit di Solo,” tuturnya.

Kasubag Humas Polres Sragen, Iptu Suwarso membenarkan penemuan mayat perangkat desa Tenggak itu. Saat ini masih dilakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

“Masih diselidiki. Mobil masih diamankan petugas,” paparnya. Wardoyo