JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Siap-siap, Vaksinasi Covid-19 di Solo Mulai 14 Januari, Jika Ada Penolakan, Rudy : Kami Tidak Bisa Memaksa

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menjalani rapid test, Rabu (27/5/2020). Prihatsari

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 33 fasilitas kesehatan di Solo yang terdiri dari Puskesmas dan RSUD siap menyelenggarakan program vaksinasi covid-19. Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyaymo mengatakan, vaksinasi covid-19 tahap pertama akan dimulai tanggal 14 Januari 2021 mendatang.

Rudy menambahkan, vaksinasi tahap pertama sendiri diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes). Selain itu, jika ada warga atau nakes yang menolak terhadap program vaksinasi tersebut, Rudy tidak mempermasalahkannya.

“Tahap pertama nanti mulai 14 Januari. Semua sudah siap, 33 faskes sudah siap baik itu Puskesmas maupun RSUD. Kalau ada yang menolak, ya itu hak mereka. Kami tidak akan memaksa,” ujarnya, Senin (4/01/2021).

Baca Juga :  Habis Disuntik Vaksin Covid-19, 2 Orang di Solo Langsung Alami Gejala Ini. Dari Nyeri Sampai Nggliyer!

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, jadwal vaksinasi tersebut dimajukan dari jadwal sebelumnya yakni di pekan ketiga Januari 2021.

“Untuk proses pendataannya sudah selesai dilakukan karena kita menggunakan sistem tersentral di Kemenkes. Dan masing-masing penerima vaksin telah menerima short message service (SMS) blast. Jadi semua langsung ke Kemenkes,” urainya.

Sedangkan secara teknis, vaksinasi covid-19 akan dilaksanakan hingga lima tahap. Tahap pertama diprioritaskan bagi nakes yang berada di pelayanan terdepan.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 di Solo Mulai Diedarkan, Bhabinkamtibmas, Babinsa hingga Limnas Diminta Beri Edukasi ke Masyarakat

“Intinya, pemerintahan melindungi semua masyarakat. Targetnya 70 sampai 80 persen dari jumlah penduduk tervaksinasi. Untuk di Solo, vaksinasi tahap pertama mulai tanggal 14 Januari 2021,” imbuh Ning.

Kemudian dalam satu sesi, faskes di Solo dapat melayani 15 hingga 20 orang. Dalam satu hari sendiri dapat dilaksanakan tiga hingga empat data. Vaksinasi sendiri tidak bisa diterapkan pada warga dengan komorbid atau penyakit bawaan sebagai kontra indikasi dari vaksin covid-19. Prihatsari