JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Polresta Solo Siapkan Tim Pengurai Kerumunan untuk Back-up Pengamanan Kepulangan Abu Bakar Ba’asyir

Abu Bakar Baasyir. Foto: tempo.co

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Polresta Surakarta bakal memback-up pengamanan kepulangan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

Pengasuh Ponpes Al Mukmin Ngruki itu dijadwalkan menghirup udara bebas dari Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jumat (8/1/2021). Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut back-up tersebut dengan menerjunkan Tim Pengurai Kerumunan (TPK).

“Kita terus efektifkan TPK. Untuk skenario pengamanan tersebut sudah di ranah Polres Sukoharjo,” kata Ade Safri, Rabu (6/1/2021).

Ade memaparkan, masa pandemi Covid-19 tidak diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan berpotensi kerumunan. Apabila adanya kegiatan massa menyambut kedatangan di Kota Solo, Ade bertindak tegas.

Namun, lanjut dia, efektifkan TPK bukan hanya untuk kepulangan ABB tapi diberlakukan bagi masyarakat lainnya. Tindakan tegas dilakukan ini sesuai penegakan protokol kesehatan, KUHP maupun undang undang kesehatan.

Baca Juga :  KAI Tambah Layanan Rapid Test Antigen di Stasiun Purwosari

“Sudah diatur sesuai Surat Edaran Walikota Solo jika ada lima orang berada di satu tempat maka bisa disebut berkerumun. Jika nekat berkerumun, kita bubarkan,” tegasnya.

Dia berharap kepada semua pihak untuk tidak melakukan kegiatan berpotensi kerumunan termasuk penyambutan. Dia kembali menegaskan tim TPK yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP serta intansi terkait secara tegas menegakan protok kesehatan. Jika nekat membuat kegiatan berkurumun di Kota Solo maka dibubarkan.

“Operasi yustisi kita lakukan terus menerus dari pagi, siang, sore, dan malam dengan menggandeng semua pihak,” tegasnya mantan Kapolres Karanganyar tersebut.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau bagi pengikutnya agar jangan sampai ada pengamanan dan pengawalan yang menimbulkan kerumunan yang melanggar protokol kesehatan saat penjemputan Abu Bakar Baasyir.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi, PMI Solo Tetap Siaga Bencana Banjir

“Bila ada kerumunan saat penjemputan segera bubarkan, berikan himbauan kepada pengikutnya agar tidak melakukan penjemputan,” kata Ahmad Luthfi.

Kapolda melanjutkan, jajaranya akan membuat pos gugus tugas yang berisi anggota TNI, Polri, Satpol PP sehingga apabila ada kegiatan kerumunan dapat segera diambil tindakan dan bubarkan.

Saat kedatangan Abu Bakar Baasyir, Polda Jateng tidak akan melakukan pengamanan dengan mengerahkan anggota Polri yang berlebihan, namun tetap mengatur arus lalu lintas.

“Tidak ada pengamanan khusus terhadap bebasnya Abu Bakar Baasyir, namun kami mengingatkan pada para penjemput harus patuhi Prokes. Tim Gugus Covid akan bertindak tegas,” tutup Kapolda. Prabowo