JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecelakaan Hebat Duel Motor Mulyono VS Qodar Pangestu di Depan Masjid Raya Sragen. Dua-Duanya Ditemukan Langsung Tergeletak

Ilustrasi petugas kepolisian mengevakuasi korban kecelakaan 2 pemotor malam hari di Jalan Raya Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kecelakaan antara dua pengendara motor terjadi di jalan raya Sukowati tepatnya di depan Masjid Raya Al Falah Sragen, kemarin malam.

Dua pengendara motor terlibat kecelakaan saat melintasi ruas jalan tersebut. Kedua pengendara motor itu kemudian sama-sama tergeletak dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Sempat beredar kabar ada korban meninggal, namun pihak kepolisian memastikan kedua korban tak sampai meninggal.

Data yang dihimpun di Mapolres Sragen, Rabu (6/1/2021), kecelakaan itu terjadi pada Senin (4/1/2021) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca Juga :  Terlalu Ugal-Ugalan, Bus Mira Gasak 2 Pemotor di Tikungan Ring Road Sragen. Kedua Korban Ditemukan Tergeletak, Yang Satu Kepalanya Sampai Begini!

Kecelakaan melihatkan pengendara sepeda motor AD 3847 BNE, Mulyono (73) asal Tamansari RT 36/15, Kroyo, Karangmalang, Sragen dengan pengendara motor bernopol AD 6052 AN, Qodar Pangestu (23) asal Balerejo RT. 23, Plosorejo, Gondang, Sragen.

Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasubag Humas Iptu Suwarso mengatakan kecelakaan bermula ketika Mulyono melaju dari arah utara. Sesampai di TKP, korban hendak menyeberang ke selatan.

Baca Juga :  Rekor Baru Sragen, Berikut Daftar 94 Warga Yang Positif dan Meninggal Dunia Hari Ini. Ada 12 Masih Anak-anak dan 26 Lansia, Karangmalang, Sidoharjo dan Masaran Meledak!

Nahas dari arah timur, Pangestu melaju kencang. Karena jarak terlalu dekat, Pangestu gagal mengendalikan laju motornya.

Tabrakan hebat pun tak terhindarkan. Keduanya kemudian ditemukan dalam kondisi sudah tergeletak sedang motor mereka ringsek.

“Mulyono mengalami memar di kepala dan dirawat di RSUD Sragen sedangkan Qodar patah tulang bahu kanan dan dilarikan ke RS Karima Utama. Saat ini kasusnya masih ditangani penyidik,” paparnya kepada Joglosenarnews.com, Rabu (6/1/2021). Wardoyo