JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Resmi Dibubarkan, FPI Solo: Kami Kecewa karena Kami Merasa Tidak Layak Dibubarkan

Pembacaan surat keputusan bersama terkait ormas FPI oleh Wamenkum HAM Edward Omar Sharief Hiariej di kantor Kemenko Polhukam, Rabu (20/12/2020). Foto: YouTube/ Kemenko Polhukam RI

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Setelah resmi dibubarkan oleh Menkumham, seluruh atribut FPI diminta untuk diturunkan. Terkait itu, Ketua FPI Solo, M Syukur Wahyunudin mengatakan masih menunggu komando dari imam besar FPI.

“Kita satu komando menunggu instruksi dari Imam Besar kami. Namun yang pasti, kami kecewa karena kami merasa tidak layak dibubarkan,” paparnya, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga :  Kota Solo Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Pertama, Rudy: Harus Disyukuri

Menurut Syukur, ada banyak hal yang tidak diketahui masyarakat umum terkait FPI sebenarnya. Termasuk diantaranya FPI yang dinilai mendukung ISIS. Padahal, Syukur menekankan jika hal itu tidak benar.

“Setelah mengetahui orang-orang didalamnya (ISIS), kami tidak lagi mendukungnya. Namun itu tidak dimunculkan di masyarakat. Jadi masyarakat tahunya FPI tetap mendukung ISIS,” urainya.

Baca Juga :  Posting Hoax Kasus Flyover Manahan di Grup FB, Warga Pasar Kliwon Dipanggil Polisi dan Minta Maaf

Di sisi lain, Syukur mengaku akan tetap berjuang sesuai jalannya meski FPI dibubarkan.

“Tidak apa-apa, kita masih akan berjuang dengan nama lain. Sesuai yang disebutkan dengan nama Front Persatuan Islam. Kalau dibubarkan lagi, pakai nama lainnya lagi,” tukasnya. Prihatsari