JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Rombongan Emak Naik Pikap Dihentikan Tim Satgas COVID-19 Kecamatan Jatisrono Wonogiri, Endingnya Disemprot Kepala Puskesmas Gegara ini

Tangkapan layar video rombongan emak yang dihentikan tim Satgas COVID-19 Kecamatan Jatisrono Wonogiri. Istimewa

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Video yang memperlihatkan rombongan emak menumpang sebuah mobil bak terbuka disemprot seseorang berpakaian APD lengkap menyebar luas di media sosial.

Kejadian itu ternyata berlangsung di Desa Sidorejo, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri, Jumat (22/1/2021). Rombongan emak-emak itu
dihentikan tim gabungan Satgas COVID-19 Kecamatan Jatisrono, Jumat (22/1).

Rombongan ibu bermasker itu terungkap ternyata baru saja menghadiri hajatan di wilayah Kecamatan Jatiroto, Wonogiri. Mereka terlihat berada di atas bak belakang Pikal sambil berdiri berdesakan. Selanjutnya seorang pria berpakaian APD didampingi petugas kepolisian tampak menegur ke rombongan ibu dan seorang pria yang diduga merupakan pengemudi pikap hitam.

Baca Juga :  Ini Hak yang Didapat Satgas BKO TMMD Reguler Ke-110 di Brenggolo Jatiroto Wonogiri, Sebelum Terjun ke Lapangan Dites COVID-19 Dulu

Camat Jatisrono Suradi menuturkan, rombongan tersebut sebelumnya menghadiri hajatan di wilayah Desa Cangkring, Kecamatan Jatiroto. Dalam waktu yang sama, tim gabungan Satgas COVID-19 Kecamatan Jatisrono sedang mengadakan edukasi dengan berkeliling ke desa-desa.

Ketika rombongan ibu-ibu hendak pulang ke Kecamatan Jatipurno, mereka melewati wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Jatiroto. Saat itulah mereka berpapasan dengan tim gabungan.

“Tim kemudian menghentikan mobil yang mengangkut rombongan dan melakukan edukasi,” ujar dia.

Baca Juga :  Merata Gaes, Sebagian eks Karesidenan Surakarta Pati Banyumas Hingga Pantura Tengah Berpotensi Kencang, Begini Prakiraan Cuaca Hari ini Kamis 25 Februari 2021

Adalah Kepala Puskesmas Jatisrono II Nonot Sumarsono yang mengenakan APD lengkap dan memarahi rombongan tersebut. Dia terlihat sedikit emosional saat menyampaikan edukasi dan peringatan kepada rombongan.

Nonot Sumarsono saat dihubungi mengaku sedikit emosional menghadapi masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Terlebih, jumlah kasus COVID-19 terus mengalami peningkatan.

Tim saat itu menjumpai dua mobil yang mengangkut rombongan. Pihaknya menghentikan kedua mobil tersebut lalu melakukan edukasi terhadap seluruh rombongan. Aria