JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Suami Jual Istri Rp 1,5 Juta, Sediakan Layanan Hubungan Bertiga dan Berempat, Alasannya Bikin Kesal

Ilustrasi . pexels

JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang suami di Gresik tega menjajakan istrinya sendiri kepada pria hidung belang lewat media sosial Twitter. Sang suami menjual istrinya ke pria hidung belang dengan tarif Rp 1,5 juta untuk durasi 2 jam.

Suami tak bermoral tersebut, juga mengkaryakan istri untuk jasa layanan hubungan badan bertiga bahkan berempat.

Ia menjual istrinya ke pria hidung belang untuk mewujudkan fantasinya

Tersangka AZ alias Efen (39) mempromosikan istrinya yang sudah dinikahinya selama 15 tahun tersebut secara vulgar melalui media sosial Twitter @Noldua noldua.

Waka Polres Mojokerto Kota, Kompol Iwan Subastian, menjelaskan penangkapan tersangka dari informasi masyarakat terkait adanya perdagangan manusia (Human Trafficking) yaitu suami yang menjual istrinya pada pria hidung belang.

Baca Juga :  Baru 4 Hari Larangan Mudik Berlaku, Petugas Halau dan Paksa Putar Balik 13.000 Kendaraan

Anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota melakukan penyelidikan dan menelusuri rekam jejak media sosial bersangkutan dan akhirnya berhasil menangkap tersangka.

“Kami menangkap tersangka saat transaksi prostitusi bersama pelanggannya di sebuah hotel di Kota Mojokerto,” ungkapnya di Mapolres Mojokerto Kota, Selasa (12/1/2021).

Menurut dia, motif tersangka yakni memposting foto-foto istrinya di media Twitter dengan tagline Pasutri Gresik-Surabaya untuk menggaet pria hidung belang yang ingin layanan hubungan bertiga.

Selain layanan bertiga, tersangka juga menawarkan layanan hubungan berempat bersama istrinya.

Setelah ada pemesanan kemudian tersangka mengalihkan komunikasi dari Twitter di aplikasi WhatsAap pribadi untuk negosiasi harga dan menentukan tempat transaksi prostitusi tersebut.

Baca Juga :  Sengketa Kelenteng Kwan Sing Bio, Hakim PN Tuban Sebut Perbuatan Tergugat Melawan Hukum

“Tersangka secara sengaja menjual istrinya melalui media sosial Twitter dengan memposting foto-foto dan memasang tarif Rp 1,5 juta,” terangnya.

Iwan menyebut hasil penangkapan tersangka pihaknya mengamankan barang bukti yaitu dua alat kontrasepsi kondom bekas dipakai, uang tunai Rp 1,5 juta hasil transaksi prostitusi, Handphone dan sprei hotel.

Kemudian buku nikah, satu unit sepeda motor, screenshot percakapan transaksi prostitusi dan media sosial Twitter milik tersangka.

Perbuatan tersangka dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO serta Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP.

“Tersangka dua kali menjual istrinya untuk layanan hubungan badan bertiga dengan pria hidung belang dan akhirnya terbongkar,” ucap Iwan.

www.tribunnews.com