JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Viral Curhat Keluarga Korban Gempa Sulbar: Warga Khawatir Gempa Susulan, Jenazah Belum Dimandikan dan Dikuburkan. Korban Meninggal Capai 56 Orang

Viral curhat keluarga korban gempa Sulawesi Barat di Mamuju. Foto: Facebook

MAMUJU, JOGLOSEMARNEWS.COM Salah seorang keluarga korban meninggal akibat gempa di Sulawesi Barat meluapkan kesedihannya lantaran jenazah sang ibu yang hingga kini belum dimandikan dan dikuburkan.

Melalui media sosial Facebook, pemilik akun Widya Mattoreang menuliskan kondisi pascagempa yang menyedihkan. Ibunya, yang menjadi korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang runtuh, belum mendapat penanganan yang layak.

Ia menceritakan tidak ada seorang pun yang dapat dimintai pertolongan untuk merawat dan menguburkan jenazah sang ibu yang hanya ditutup menggunakan kain.

“Lihat, kasihan mamaku, masih belum dimandikan, dikuburkan dan dimakamkan. Para relawan, tolong kasihan. Ku sadar bukan cuma mamaku. Banyak yang lain. Mamaku khusnul khotimah. Surga tempatmu mama. Surga tempatmu mamaku,” tulisnya dalam unggahan di Facebook.

Baca Juga :  Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Ungguli Ganjar dan Anies, Muncul Nama Ahok

Pemilik akun menceritakan, hingga kini tidak ada pihak yang bisa ia mintai pertolongan karena semua warga telah mengungsi akibat khawatir akan terjadinya gempa susulan.

“Tidak ada siapa-siapa yang bisa ditempati minta tolong bantu pemakaman mamaku. Belum juga didata, korban tertimbun reruntuhan bangunan rumah juga kasihan,” tulisnya lagi.

Pemilik akun juga sempat menuliskan alamat tempatnya kini berada, yakni di Jalan Andi Depu Mamuju, dekat bengkel Arham dan Wisma Aneka Jaya.

Jumlah Korban Meninggal

Sementara itu, hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 20.00 WIB, data dari Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan jumlah korban meninggal akibat gempa di Sulawesi Barat telah mencapai 56 orang.

“Rinciannya 47 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan sembilan orang di Kabupaten Majane,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Minggu (17/1/2021).

Baca Juga :  Menteri PUPR Sebut Penanganan Banjir Masih Banyak Kelemahan dan Rentan Gagal

Selain itu, terdapat 637 korban luka di Kabupaten Majene dengan rincian antara lain 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan. Sedangkan di Kabupaten Mamuju terdapat 189 orang mengalami luka berat atau rawat inap.

Seperti diketahui, bencana gempa berkekuatan magnitudo 6.2 terjadi di Provinsi Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1/2021) dini hari pukul 02.28 WITA. Akibatnya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan berat hingga runtuh.

Pusat gempa berada di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.

www.tribunnews.com