JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Apresiasi Kampung Wisata Kelinci di Kawasan Waduk Jlantah, Anggota DPR RI Kucurkan Bantuan Rp 52 Juta

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto tengah mengecek kesiapan kampung kelinci / Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seiring pembangunan waduk Jlantah di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar yang hampir selesai, warga sekitar mulai menginisiasi lahirnya potensi wisata baru.

Salah satunya adalah gagasan untuk menciptakan kampung wisata kelinci guna menjaring wisatawan usai berkunjung di waduk tersebut.

Kali ini, warga bersama kelompok ternaknya di Dusun Margorejo, Desa Jatiyoso, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar mulai mengembangkan peternakan kelinci bermodal sekitar Rp 52 juta, bantuan dari anggota DPR-RI Dolfie yang juga berasal dari Dapil Jateng IV meliputi Karanganyar, Sragen dan Wonogiri.

Rencana ke depannya, seiring pembangunan waduk Jlantah selesai, di kampung itu dibuka wisata kelinci baik untuk kunjungan ataupun untuk makanan karena akan dibuka kedai sate kelinci.

Wakil Ketua Komisi 11 DPRRI dari PDIP, Dolfie saat penyerahan bantuan mengatakan  berdirinya waduk Jlantah tersebut membawa angin segar multiplier effect bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Dinkes Jateng Ancam Cabut Izin Rumah Sakit yang Berani Covid-kan Pasien yang Bukan Covid-19

“Karena program kampung wisata kelinci ini sangat cerdas dan realistis maka kami bantu Rp 52 juta untuk modal usahanya,” tandas Dolfie di sela penyerahan bantuan tersebut, Sabtu (19/2/2021).

Menurut Dolfie dengan bantuan tersebut warga yang terhimpun dalam kelompok kerja dapat membeli kelinci untuk dibudidayakan sehingga saat nanti pembangunan waduk Jlantah rampung, kelinci sudah berkembang banyak.

Sejurus kemudian dibuka kampung kelinci wisatawan bisa menikmati sate kelinci ataupun wisata ternak kelinci dengan edukasi dari warga.

Menurut Dolfie, selama ini warga di Jatiyoso  sekitar waduk sudah banyak yang beternak kelinci konvensional hasilnya pun dijual kepasar tidak diolah menjadi sate kelinci karena tidak ada obyek wisata yang mendukung.

“Lha nanti setelah waduk rampung dibangun akan tumbuh pusat jajanan sate kelinci hasil budidaya tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi Saksikan Simulasi Teknik Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Jaten Karanganyar

Dolfie menuturkan, selain membantu kelompok ternak kelinci, pihaknya juga membantu kelompok usahawarga pertanian di Desa Wonorejo dan Desa Wonokeling Kecamatan Jatiyoso.

Harapannya bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan hasil usaha.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto memberikan apresiasi bantuan tersebut kepada warga Karanganyar termasuk adanya program kampung wisata kelinci.

Pasalnya program tersebut selain inovatif juga prospektif  mengingat keberadaan waduk Jlantah merupakan obyek wisata baru di Karanganyar yang potensial.

“Dengan lahirnya obyek wisata baru didukung kreatifitas warga menjaring wisata maka itu adalah sebuah harapan baru pula untuk peningkatan ekonomi warga,” tandasnya.

Rober Christanto berpesan kepada warga yang mendapat bantuan agar bersungguh-sungguh sehingga jika kelak usahanya baik dan potensi maka tidak tertutup kemungkinan mendapat gelontoran bantuan lagi. Beni Indra