JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Di Tengah Kepungan Banjir Bandang, Masaran Juga Diterjang Angin Dahsyat. Sementara Tiga Rumah Dilaporkan Rusak

Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Sragen. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Minggu (14/2/2021) siang juga mengantar bencana lain di wilayah Masaran, Sragen.

Tak hanya banjir bandang, angin kencang juga menerjang wilayah tersebut hingga mengakibatkan sejumlah kerusakan.

Data di Sekretariat Daerah dan BPBD Sragen mencatat angin kencang menerjang Masaran sekitar pukul 17.00 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto mengatakan angin kencang itu menerjang wilayah Desa Pringanom, Kecamatan Masaran. Terjangan angin membuat tiga rumah warga rusak berat.

“Dari laporan yang masuk ke BPBD, ada tiga rumah di Dukuh Pringanom RT 16, Desa Pringanom, Masaran yang rusak berat akibat angin kencang. Genting rontok diterjang angin,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (14/2/2021).

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Sragen Rabu 24 April 2021, Awas 4 Kecamatan Berpotensi Hujan Sedang, Sebagian Disertai Petir!

Tatag menguraikan sejauh ini belum ada laporan korban jiwa dari musibah tersebut. Ia memastikan kerusakan hanya sebatas pada rumah saja.

Sementara, selain angin kencang, Desa Pringanom juga dikepung banjir dari luapan Sungai Pleret di wilayah setempat.

Banjir menggenangi Dukuh Sadakan dengan ketinggian antara 20 sampai 50 sentimeter.

Baca Juga :  Tragis, Setrum Jebakan Tikus yang Tewaskan Perangkat Desa Kecik Sragen Ternyata Baru Hari Ini Dipasang. Sebelumnya Sempat Pakai Omprong hingga Gerilya Cari Tikus Tiap Malam..

Kemudian, di Desa Krikilan, Masaran banjir juga terjadi di Dukuh Karangbendo akibat luapan dari saluran kampung dan saluran irigasi.

Lantas di Dukuh Krikilan RT 10, RT 17 dan 23, luapan sungai menerjang dan merendam jalan kampung, pekarangan hingga permukiman warga.

“Di Dukuh Prampalan RT 20, luapan masuk ke rumah penduduk dengan ketinggian air 10 – 30 cm dan tidak ada korban jiwa,” tandas Tatag.

Dinihari tadi, genangan air di sejumlah wilayah itu dilaporkan sudah mulai surut. Wardoyo