JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Guru dan Karyawan Sekolah Divaksin COVID-19, ini Usulan Ketua DPRD Wonogiri Sriyono Demi Herd Immunity Tercapai Pendidikan Bisa Berjalan

Vaksinasi bagi pelayan publik di Wonogiri. Foto: JSNews/Aris Arianto

IMG 20210224 113924 5
Vaksinasi bagi pelayan publik di Wonogiri. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Ketua DPRD Wonogiri Sriyono, mendorong setelah pelayan publik, giliran para guru dan karyawan sekolah mendapatkan jatah suntikan vaksin COVID-19. Hal ini untuk segera tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok dan pendidikan bisa segera berjalan.

Sementara saat ini vaksinasi bagi petugas pelayanan publik Wonogiri di hari ketiga dilakukan. Anggota dewan dan staff DPRD Wonogiri turut disuntik vaksin Sinovac.

Ketua DPRD menuturkan pihaknya sangat mendukung penuh program vaksinasi ini. Apalagi kali ini para petugas pelayanan publik mendapatkan prioritas.

Pihaknya berharap, setelah ini vaksinasi bagi masyarakat umum bisa segera dilaksanakan demi menciptakan herd immunity. Dia sendiri memiliki usulan, setelah para petugas publik ini para guru dan karyawan di sekolah bisa segera divaksin.

Baca Juga :  Begini Sikap DPD LDII Wonogiri Terhadap Hasil Munas IX 2021 yang Digelar Secara Online dari Ponpes Minhaajurrosyidin Jakarta Timur

“Tujuannya biar pendidikan bisa segera jalan. Vaksinasi utamanya bagi guru, tenaga pendidikan itu harus mendapatkan prioritas,” beber dia, Kamis (25/2/2021).

Meskipun guru dan tenaga pendidikan sudah divaksin, dia juga berharap agar pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah saat pembelajaran tatap muka bisa dilakukan dengan ketat usai vaksinasi dilakukan. Hal ini demi meminimalkan potensi penularan korona di sekolah.

Terkait anggota dewan dan staf DPRD yang menjalani vaksinasi, Sriyono menuturkan pada Kamis belum semua anggota dewan disuntik vaksin, dia berharap semua anggota dewan bisa segera bisa mengikuti vaksinasi. Diharapkan, para wakil rakyat ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat dan mengedukasi bahwa vaksin ini aman dan halal.

“Ini kan juga demi membangun kesadaran masyarakat bahwa vaksinasi ini harus dilaksanakan. Demi kepentingan bersama,” jelas mantan guru itu.

Baca Juga :  Mirisnya Nasib Jarno TKI Alias PMI Asal Mojoreno Kecamatan Sidoharjo Wonogiri, 2 Tahun Hidup di Gubuk dengan Mengandalkan Makan dari Pemberian Teman Sempat Akan Dibuang dan Dilaporkan Polisi

Dia sendiri sudah divaksin bersama sembilan tokoh lain dalam pencanangan vaksinasi COVID-19 Wonogiri akhir bulan lalu. Dia menuturkan tidak ada efek samping yang dialami paska vaksinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, Adhi Dharma, mengatakan hingga Kamis (25/2), cakupan vaksinasi di Wonogiri mencapai 8.293 orang. Rinciannya, 2.680 (71,51%) orang sudah disuntik dua kali dan sebanyak 5.613 (132,18%) orang baru disuntik satu kali.

Orang yang sudah disuntik dua kali itu merupakan tenaga kesehatan l yang telah mengikuti penyuntikan tahap pertama. Sedangkan orang yang baru disuntik satu kali terdiri dari nakes yang baru disuntik satu kali dan petugas pelayan kesehatan di Wonogiri yang saat ini masih berlangsung. Aria