JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Innalillahi, Jebakan Tikus Memakan Korban di Macanan Kelurahan Mandan Sukoharjo, Diduga Korban Hendak Memasang Jebakan dengan Listrik dari Diesel

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

ilustrsi mayat pixabay
Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tragedi tewasnya petani akibat tersetrum jebakan tikus berlistrik kembali terjadi. Kali ini terjadinya di Kabupaten Sukoharjo.

Adalah seorang petani, Sriyono (42) yang ditemukan tewas di sawah di Lingkungan Macanan, Kelurahan Mandan, Kecamatan Sukoharjo. Tempat kejadian perkara berada di belakang kantor DPRD Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (27/3/2021) petang.

Kapolsek Sukoharjo AKP Gerry Armando mengungkapkan, sebelum ditemukan tewas, korban sempat bekerja sendiri di sawah. Usai korban menyalakan diesel, beberapa saat kemudian ada warga melihat generator menyala tapi tidak ada orangnya.

Baca Juga :  Kabar Bahagia, Peningkatan Jumlah Pasien Sembuh Lampaui Kasus Baru COVID-19 di Sukoharjo, Seperti ini Lengkapnya

“Lalu ada warga sekitar yang mengecek, ternyata korban sudah tergeletak,” jelas dia, Minggu (28/3/2021).

Saat mengecek, warga menemukan kabel setrum tikus dan mesin diesel di sekitar jasad korban. Korban diduga hendak memasang setrum tikus dengan menggunakan diesel sebagai sumber listriknya.

Warga yang mengecek kemudian mencari pertolongan, dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sukoharjo. Saat diperiksa oleh tim medis dari Puskemas Sukoharjo, tidak ditemukan tanda kekerasaan.

Baca Juga :  Wajib Tahu Lur ini Sebaran Kasus Aktif dan Kematian Gegara COVID-19 di Sukoharjo, Warga yang Meninggal yang Meninggal Ternyata Bertambah 3 Orang

“Jadi disimpulkan penyebab kematian akibat gagal jantung karena terkena aliran listrik yang berada di kawat jebakan tikus,” jelas dia.

Korban merupakan warga Lingkungan Banjarsari, Kelurahan Mandan, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo,

Selanjutnya jasad korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kejadian tersebut dan membuat surat peryataan. Kapolsek berujar petani diminta tidak menggunakan jebakan listrik dalam membasmi hama tikus. Lebih baik menanggulangi tikus dengan gropyokan tikus. Aria