JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Baik, Kemenag Sragen Isyaratkan Ibadah Haji Bakal Kembali Diberangkatkan Tahun Ini. Bagi 1.180 Calhaj Tahun 2020 Silakan Siap-Siap!

Vaksinasi bagi jemaah lansia di Kemenag Sragen, Rabu (25/3/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar baik menghampiri perkembangan ibadah haji. Kementerian Agama Kabupaten Sragen mengisyaratkan untuk tahun ini, kemungkinan besar bisa dilaksanakan.

Terkait hal itu, Kemenag kini terus mengintensifkan persiapan untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu Arab Saudi memberikan sinyal hijau.

Kepala Kemenag Sragen, Hanif Hanani mengatakan kabar terbaru dari Menteri Agama memang mengatakan kemungkinan tahun ini bisa berangkat ibadah haji.

Hal itu juga melihat persiapan dari Arab Saudi yang sudah memberi sinyal untuk membuka pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

“Sudah ada pengumuman dari Arab Saudi kelihatannya sudah membuka untuk tahun ini. Kemarin Pak Menteri juga sudah kemungkinan tahun ini berangkat,” papar Hanif ditemui di ruang kerjanya, Kamis (25/3/2021).

Hanif menjelaskan jika nanti jadi berangkat, maka jemaah yang berangkat adalah jemaah tahun 2020. Mereka mengisi keberangkatan karena tahun kemarin ibadah haji ditiadakan akibat pandemi covid-19 masih tinggi.

Baca Juga :  Wahai Pemerintah, Dengar Jeritan Puluhan Perajin Tahu di Kampung Teguhan Sragen. Harga Kedelai Mencekik Hingga Rp 11.000, Tiap Hari Nombok, Pingin Berhenti Bingung Mau Makan Apa!

Menurut data di Kemenag, ada 1.180 jemaah yang sudah disiapkan untuk menghadapi pemberangkatan tahun ini.

“Kita sudah menyiapkan jemaah haji tahun 2020 ada 1180 jemaah. Kita siapkan semuanya baik paspornya, juga dokumen-dokumen lainnya,” tegasnya.

Termasuk manasik haji, juga terus dilakukan meskipun harus digelar secara daring atau virtual.

Manasik dilakukan di tiap kecamatan yang dipandu oleh seksi haji. Ada tiga narasumber yang memandu secara terjadwal melalui zoom meeting.

“Insya Allah kita sudah siap. Kemungkinan besar bisa berangkat. Untuk paspor sudah kita distribusikan, yang kedaluwarsa pun sudah diperbaiki. Hampir mendekati lengkap, jadi ketika Arab sana membuka, maka kita sudah tuntas,” tandasnya.

Baca Juga :  Terjaring di Sragen, 96 Kendaraan Pemudik Terpaksa Pasrah Terima Nasib Diputar Balik. Ada 55 Pemudik Diswab Antigen, Hasilnya Jangan Kaget Ya!
IMG 20210325 WA0019
Hanif Hanani. Foto/Wardoyo

Petugas di Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh, Fandi Adia Tama menambahkan sebagai persiapan, para Calhaj yang berusia di atas 50 tahun juga sudah menjalani vaksinasi Covid-19.

Dari data, ada 486 Calhaj yang masuk kategori lansia dan sejauh ini tinggal 60 orang yang belum tervaksin. Hari ini vaksinasi dilakukan terhadap sekitar 240 lansia dari pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB.

“Karena dari pihak Arab Saudi juga mewajiban vaksin makanya kita juga mulai lakukan vaksin. Untuk yang 60 orang, secepatnya nanti divaksin. Kita terus koordinasi dan masih menunggu konfirmasi dari dinas kesehatan. Karena kemarin ada problem yang tensi tinggi dan ada penyakit gula serta positif belum ada tiga bulan, sehingga harus ditunda,” pungkasnya. Wardoyo