JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kepala Dinas Perdagangan Karanganyar Klaim  Karanganyar Great Sale Hasilkan Omzet  Rp 6 Miliar Sebulan

Foto: Beni Indra

IMG 20210331 WA0068
Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM  (Disdagnakerkop) mengklaim pelaksanaan Karanganyar Great Sale (KGS) berhasil meraih omzet sebanyak Rp 6 milliar.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Disdagnakerkop UMKM Karanganyar, Jateng, Martadi. Dikatakan, ajang yang berlangsung satu bulan dari tanggal 1 hingga 31 Maret tersebut diikuti oleh 7.000 peserta.

Menurut Martadi, transaksi yang tercatat dalam ajang tersebut  sekitar 30.000 traffic buying,  atau arus beli dengan kontribusi utama sektor retail pada posisi 85 persen.

Martadi mengatakan, secara kumulatif daya beli masyarakat saat berlangsungnya KGS tergolong tinggi sehingga mendorong pertumbuhan mutiplier effect untuk sektor lainnya.

Bahkan Martadi mengklaim frekuensi traffic buying arus pembelian pada event KGS lebih progresif jika dibandingkan Solo Great Sale  (SGS).

Baca Juga :  Tragedi Keracunan Takjil di Karangpandan, Satu Warga Meninggal Dunia, Tinggal 9 Warga yang Masih Dirawat

“Sungguh luar biasa event KGS skala kabupaten tetapi indek kumulatif buying traffic-nya sangat tinggi dibandingkan Solo Great Sale yang notabene kota besar tingkat perdagangannya yang hanya diikuti 5.000 peserta, ” tandas Martadi usai menutup event KGS di Pujasera Karanganyar, Rabu (31/3/2021).

Menurut Martadi,  rekapitulasi traffic buying sebanyak 30.000 point tersebut menunjukkan indikator geliat ekonomi di Karanganyar bertumbuh. Selain itu juga menegaskan bahwa KGS direspons oleh masyarakat.

Untuk itulah, tandas Martadi,  pada tahun 2022 event KGS akan  digeber lebih inovatif sehingga bisa menarik arus uang ke Karanganyar yang selanjutnya mendorong gairah sektor perdagangan di Karanganyar. Dengan begitu tentu saja akan menggerakkan multiplier effect semua sektor.

Baca Juga :  Hari H Lebaran,  Polres Karanganyar Sita Dua Unit Mesin Judi Penyedot Uang  Fitrah

“Kami yakin tahun depan kita gelar lagi tentu dengan format yang menarik sehingga Karanganyar yang memiliki objek wisata unggulan ini akan mendorong nafsu wisatawan datang ke Karanganyar sekaligus belanja di Kota Intanpari ini,” ujarnya.

Bahkan target KGS 2022 diharapkan tercapai omzet Rp 12 miliar atau naik 100 persen dibanding KGS yang saat ini baru pertama kali.

Tentu saja, lanjut Martadi, ini  menjadi PR bersama bagi Pemkab Karanganyar untuk menyelenggarakan  KGS 2022 lebih semarak meriah dan sukses, yakni menciptakan stigma Kabupaten Karanganyar sebagai kabupaten unggulan.

“Nanti akan kita konsep matang agar KGS 2022 sukses,” lanjutnya. Beni Indra