JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Terdakwa Nurhadi Minta Pindah Rutan, KPK Minta Hakim Menolaknya Karena Alasannya Mengada-ada

Tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, seusai menjalani pemeriksaan, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Rabu (17/6/2020) / tempo.co


JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Permohonan terdakwa kasus suap dan gratifikasi di Mahkamah Agung Nurhadi dari Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Rutan Kepolisian Resor Jakarta Selatan bakal terganjal.

Pasalnya, pihak KPK meminta kepada Majelis Pengadilan Tinggi DKI Jakarta untuk menolak permohonan Nurhadi tersebut.

Baca Juga :  Pakar: Tahun 2050, 160 Km Luas Jakarta Bakal Tenggelam. 115 Pulau Lainnya Juga Terancam

“Berdasarkan informasi yang kami terima terdakwa mengajukan permohonan kepada pengadilan tinggi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Minggu (21/3/2021).

Ali mengatakan, mantan Sekretaris MA itu beralasan ingin pindah rutan karena kondisi kesehatan dan usianya yang sudah lanjut.

Advertisement

Atas permintaan itu, Ali mengatakan, lembaganya berharap Majelis Hakim menolaknya. Dia mengatakan, hak-hak seluruh tahanan di Rutan KPK sudah dipenuhi, termasuk soal kesehatan.

Baca Juga :  IndiHome dan Telkomsel Gangguan, Pengguna Banjiri Cuitan di Twitter

“Kesehatan tentu menjadi prioritas utama,” kata dia.

Ali mengatakan, Rutan KPK memiliki dokter klinik yang siaga 24 jam.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua