JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

4 Guru SMAN 1 Gondang Sragen Meninggal Beruntun Terpapar Covid-19, Kepala Puskesmas Sebut Kemungkinan Karena Faktor Ini. Kondisi SMA Kini Berubah Lengang

Papan pemberitahuan lockdown terpasang di gerbang SMAN 1 Gondang, Kamis (22/4/2021). Foto/Wardoto

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satu guru SMAN 1 Gondang Sragen kembali diketahui positif terpapar covid-19.

Hingga kini jumlah total guru dan karyawan SMAN itu yang terpapar sudah mencapai 10 orang dengan empat orang di antaranya meninggal dunia.

Kepala Puskesmas Gondang, Dedi Ari Saputro mengatakan satu tambahan guru yang positif itu berasal dari Sine Ngawi, Jawa Timur. Ia positif setelah hasil tes PCR dari DKK keluar kemarin.

Sedangkan tiga guru lainnya yang sempat dites PCR, dinyatakan negatif. Saat ini, guru asal Ngawi yang berusia sekitar 50an tahun itu sudah ditangani di Ngawi.

Ia juga menyampaikan sampai saat ini sudah ada empat guru yang meninggal dunia dengan hasil swab positif. Perihal meninggalnya empat guru itu, Dedi menduga dimungkinkan karena kondisinya yang sudah memiliki penyakit penyerta.

Baca Juga :  Warga Jumantono Karanganyar Meninggal Positif Covid-19, Pemakaman Dijaga Ketat oleh Polisi dan TNI

“Mungkin karena faktor usia juga dan ada penyakit penyertanya. Kondisi seseorang kan berbeda-beda. Termasuk satu guru asal Tangen yang meninggal tadi malam, juga informasinya memiliki penyakit komorbid,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (22/4/2021).

SMAN 1 Gondang Sragen. Foto/Wardoyo

Ia menyampaikan guru asal Tangen berinisial JR yang meninggal terakhir, sempat dirawat di rumah sakit di Solo.

Dengan tambahan satu meninggal dan satu positif, hingga kini total ada 10 guru karyawan yang positif. Dari jumlah itu, empat orang meninggal dunia dan 6 lainnya dirawat serta isolasi mandiri.

“Yg 6 kondisinya baik. Beberapa sudah selesai isolasi mandiri. Termasuk Pak Kepala Sekolah sudah sembuh dan pulang dari Technopark, sekarang isolasi mandiri di rumah,” terang Dedi.

Ia menambahkan tracing terhadap kontak erat sudah selesai. Total asa 49 guru karyawan sudah selesai diswab antigen dengan satu tambahan positif.

Baca Juga :  Innalillahi, Usai Salat Idul Fitri, Petani di Ngrampal Sragen Ditemukan Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya. Ada Temuan Luka Bakar
IMG 20210422 WA0012
Dedi Ari Saputro. Foto/Wardoyo

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan DKK dan berkomunikasi intens dengan sekolah untuk mengedukasi agar tetap menerapkan prokes.

“Doanya mudah-mudahan segera berakhir,” tandasnya.

Sementara hingga kini, situasi sekolah itu masih ditutup dan Dilockdown sejak 12 April 2021. Camat Gondang, Catur Sarjanto menyampaikan lockdown akan berakhir 26 April mendatang. Suasana juga terlihat lengang dan tidak ada aktivitas. Wardoyo

Berikut Daftar 4 Guru yang Meninggal Dunia:

1. Guru pria berusia 50 tahun. Mengajar Bahasa Inggris, gejala pusing sesak nafas seusai fingerprint
2. Guru Agama, wanita berusia 36 tahun
3. Guru Sosiologi, wanita berinisial SS usia 55 tahun.
4. Guru Fisika, pria, inisial JR, usia 53 tahun
Sumber: Wawancara