JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

45 Warga Sragen Dinyatakan Terpapar dan 5 Orang Meninggal Hari Ini, Jumlah Kasus Capai 5751, 5237 Sembuh dan 377 Meninggal Dunia

Ilustrasi pemakaman protokol covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 Sragen terus mengalami peningkatan.

Hingga Rabu (7/4/2021) petang, sebanyak 45 warga kembali dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. Tidak hanya itu, lima warga kembali meninggal dengan status positif.

Tambahan 45 kasus tersebut membuat jumlah kasus covid-19 Sragen hingga petang ini sudah mencapai 5.751 kasus positif.

Sampai hari ini umlah korban tercatat sudah mencapai 377 orang. Fakta itu terungkap dari data yang dilansir oleh situs resmi gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Sragen, Rabu (7/4/2021) petang.

Baca Juga :  Peringatan Keras, Kapolri Instruksikan Anggota yang Terlibat Narkoba Langsung Dipecat. Sebut Kalau Sudah Tak Bisa Dibina, Binasakan Saja!

Berdasarkan data yang dirilis petang ini, ada tambahan 45 warga yang kembali terpapar positif Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto mengungkapkan ada tambahan 45 kasus positif pada hari ini.

“Ada tambahan 45 pasien positif hari ini dan tidak ada yang meninggal dunia,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (7/4/2021).

Sementara sampai hari ini total kasus positif sudah mencapai 5.751 kasus. Rinciannya 239 masih dirawat, 5237 pasien sembuh dan 285 meninggal dunia.

Baca Juga :  Gawat, 7 Staff dan Karyawan SMAN 1 Kebakkramat Karanganyar Positif Terpapar Covid-19. Sekolah Langsung Ditutup 14 Hari!

Hingga hari ini jumlah total warga yang meninggal sudah meroket mencapai 377 orang.

Dari 377 orang meninggal itu, rinciannya 88 suspek, 285 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Yakni rajin mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Wardoyo