JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Aturan  Soal THR Paling Lambat Terbit Awal Ramadan

Ilustrasi THR / pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aturan mengenai skema pembayaran tunjangan hari raya (THR) akan keluar paling lambat awal Ramadan.  Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi.

“Paling lambat awal Ramadan kita terbitkan,” kata Anwar kepada Tempo Rabu (7/4/2021) malam.

Dia mengatakan, Kemenaker sudah berkomunikasi dengan intens dalam forum tripartit.

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet Jokowi Tinggal Menghitung Hari, Siapa yang Layak Jadi Mendikbudristek?

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan bahwa skema pembayaran THR keagamaan 2021 masih dibahas dengan melibatkan Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) dan Tripartit Nasional (Tripnas).

“Proses sekarang pembahasan di Tim Kerja Depenas dan Badan Pekerja Tripnas. Masukannya sudah disusun oleh kedua tim kerja tersebut, baik Depenas maupun Tripnas. Nanti akan disampaikan melalui rapat pleno Tripartit Nasional,” kata Menaker Ida usai menghadiri
Musyawarah Nasional (Munas) II Federasi
Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) di Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/4/2021).

Baca Juga :  Teganya, Perusahaan di Karanganyar Diduga Sengaja Pecati Buruh dan Karyawannya Jelang Ramadhan Demi Hindari THR. Pemerintah Diminta Tak Tinggal Diam!

Ida menjelaskan pembahasan dilakukan salah satunya oleh Tripartit Nasional. Lembaga ini melibatkan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja/buruh.

www.tempo.co