JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di DIY Ditargetkan Selesai Juni 2021

Vaksinasi Covid-19. Foto: YouTube/Sekretaris Presiden

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua untuk wilayah Provinsi DIY ditargetkan selesai pada bulan Juni 2021.

Untuk diketahui, saat ini pemerintah masih menyelesaikan vaksinasi tahap dua yang menyasar kalangan pelayan publik serta warga lanjut usia (lansia).

Setelahnya, akan dilanjutkan vaksinasi tahap tiga yang menyasar kelompok masyarakat rentan.

Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie merinci perkembangan vaksinasi di DI Yogyakarta hingga Rabu (7/4/2021) lalu.

Untuk warga lansia, dari jumlah sasaran sebanyak 590.892 orang, saat ini sudah ada 87.864 lansia yang telah menerima suntikan vaksin.

Sedangkan sebanyak 3.956 orang diantaranya telah menerima suntikan dosis kedua.

“Untuk lansia cakupannya sudah naik ya, jadi 12,82 persen. Dosis kedua 1,34 persen,” terang Pembajun, Kamis (8/4/2021).

Untuk pelayan publik, sementara ini terdapat 151.795 orang yang telah menerima injeksi dosis pertama. Sedangkan 84.273 orang diantaranya telah menerima dosis kedua.

Baca Juga :  Gunung Merapi Sempat Muntahkan 15 Kali Lava Pijar Selama 6 Jam

Prosentasenya adalah sebesar 45,35 persen dari total sasaran sebesar 313.314 orang.

“Sedangkan 25,17 persen untuk dosis kedua,” ungkapnya.

Lebih jauh, untuk vaksinasi tahap pertama yang menyasar kalangan sumber daya manusia kesehatan (SDMK), pelaksanaannya sudah melebihi target yang ditetapkan.

“SDMK total dosis satu ada 45.619 orang. Dosis kedua 41.128. Sudah diatas 100 persen karena sasarannya diregistrasi ada 41.518,” terangnya.

Saat ini cakupan vaksinasi warga lansia masih tergolong minim. Menurut Pembajun ini dipengaruhi oleh sejumlah kendala.

Pertama, lansia merupakan kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus. Pelaksanaan vaksin lansia hanya dianjurkan melalui fasilitas layanan kesehatan (fasyankes).

Sehingga upaya percepatan melalui kegiatan vaksinasi massal tidak bisa diselenggarakan secara masif.

“Sebenarnya menurut pedoman lansia itu di fasyankes karena komorbidnya yang kita khawatirkan dan usia fisiknya. Cuma untuk mempercepat kita lakukan massal,” terangnya.

Baca Juga :  Catat, Ini Titik-titik Penyekatan Untuk Halau Pemudik yang Akan Masuk Wilayah DIY!

Selain itu, lansia secara umum dikenal tak memiliki mobilitas yang tinggi. Mereka terkadang kesulitan untuk menuju fasyankes karena jaraknya yang teralalu jauh atau memang karena kemampuan mobilitasnya yang berkurang.

Kendala terakhir, lansia merupakan kelompok yang rentan terkena komorbid. Sehingga terkadang mereka tak lolos tahap skrining kesehatan sebelum menerima suntikan.

“Yang kita temui ada diabetes, hipertensi, dan jantungnya. Hari rabu itu banyak lansia yang datang ke konsulen terkait masalah jantung.

Lebih jauh, Pembajun memastikan bahwa stok vaksin di DIY masih mencukupi. Terkahir, Dinkes DIY telah menerima kiriman sebanyak 12.100 vial atau 121.000 dosis vaksin Covid-19.

“Kita sendiri punya cadangan sekitar 1.300 vial,” jelasnya.

Kendati kiriman vaksin sempat tersendat, Pembajun menargetkan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dapat terselesaikan di bulan Juni tahun ini.

www.tribunnews.com