JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bantai Cucunya Pakai Cangkul Hingga Tewas, Mbah Wardi asal Gondangrejo Karanganyar Diamankan Polisi. Kapolres Ungkap Sebelumnya Terjadi Pertengkaran Hebat

Ilustrasi jasad.

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim penyidik Sat Reskrim Polres Karanganyar masih mengintensifkan penyelidikan terkait kasus pembunuhan penganiayaan yang dilakukan kakek asal Desa Tuban, Gondangrejo Karanganyar berinisial S (68) yang tega mencangkul cucunya HA (17) hingga tewas.

Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla melalui Kasat reskrim AKP Kresnawan Hussein mengungkapkan, Mbah Suwardi (68) saat ini masih diamankan dan dimintai keterangan di Mapolres.

Menurutnya, sejumlah saksi juga dimintai keterangan terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh S terhadap cucunya sendiri tersebut.

“Masih kami dalami. Termasuk apakah ada pelaku lain dalam kasus ini. Untuk si kakek, sementara diamankan di Polres untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang terjadi,”terangnya Selasa (13/04/2021).

Baca Juga :  Bulan Puasa, Reses 45 Anggota DPRD Karanganyar Kental Nuansa Religius, Sarat Doa Serta Sedekah

Dijelaskan Kasat reskrim, berdasarkan keterangan di hadapan penyidik, S mengakui memukul bagian wajah HA dengan menggunakan kayu.

“Saat kejadian, tanpa bicara langsung HA memukul S dengan kayu. Namun kayu tersebut berhasil direbut S dan memukulkannya kepada HA hingga mengalami luka yang cukup serius hingga akhirnya HA meninggal dunia,” ujar Kasat reskrim.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, diduga karena emosi, S (68) warga kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar menganiaya cucu sendiri yang bernama HA (17) dengan menggunakan cangkul hingga meninggal dunia Senin (12/04/2021).

Baca Juga :  Kabar Terbaru Salat Ied di Karanganyar, Kepala Kemenag Imbau Salat Digelar di Masjid dan Hanya di Wilayah Zona Hijau. Ini Pertimbangannya!

Kapolres Karanganyar AKBP Mochammad Syafi Maulla kepada sejumlah wartawan Senin (12/04/2021) membenarkan terjadinya penganiayaan berat yang dilakukan S terhadap HA yang merupakan cucunya sendiri.

Menurut Kapolres kasus penganiayaan ini bermula ketika S dan HA terlibat pertengkaran.

Akibat pukulan dengan menggunakan cangkul tersebut, dahi HA mengalami luka terbuka. Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga bersama warga sekitar langsung membawa HA ke rumah sakit Ngipang Kota Solo. Setelah menjalani perawatan 1 jam, HA meninggal dunia. Wardoyo