JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Cerita di Balik Penemuan Mayat Wanita Muda Bernama Sartikawati di Waduk Kembangan Sragen. Ternyata Punya Tanggal Lahir Unik Serba 9!

Identitas wanita muda yang tewas di Waduk Kembangan yang diamankan petugas. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus penemuan mayat wanita muda di Waduk Kembangan, Dukuh Kembangan, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang ditemukan Minggu (11/4/2021) pagi, menyisakan cerita lain.

Wanita muda yang diketahui bernama Sartikawati (21) warga Dukuh Krandegan, RT 30/14, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen itu ternyata memiliki tanggal lahir unik.

Berdasarkan kartu identitas korban yang dilansir petugas, korban diketahui lahir di tanggal 9 bulan 9 dan tahun 1999. Korban diketahui sudah berkeluarga dan punya anak satu.

Namun saat ini korban tinggal sendirian dengan neneknya di Mojorejo. Sedang suami dan anaknya masih di Jambi.

“Benar, korban adalah warga kami. Namanya Sartikawati. Dia sudah punya suami dan anak satu. Mereka sebelumnya merantau di Jambi, kemudian korban ini pulang tinggal sama neneknya. Sedangkan suami dan anaknya masih di sana (Jambi),” papar Kades Mojorejo, Suharno, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (11/4/2021).

Baca Juga :  Sudah Tewaskan 16 Petani, Bupati Sragen Instruksikan Semua PPL Terjun Bredel Perangkat Setrum Jebakan Tikus di Semua Kecamatan!

Suharno menguraikan dari hasil pemeriksaan identifikasi petugas, ditemukan ada patah leher dan mulutnya berdarah. Hal itu membuat spekulasi pun muncul bahwa kematian korban diduga beraroma kekerasan atau diduga kuat pembunuhan.

“Tadi informasi dari pemeriksaan, ada patah leher diduga ada indikasi penganiayaan. Mulutnya juga berdarah. Tapi ini jenazah masih di RSUD Sragen menunggu proses otopsi,” tukasnya.

Menurutnya hingga kini proses pemakaman masih menunggu penanganan dari pihak kepolisian. Meski demikian, di rumah duka sudah dilakukan persiapan penataan kursi untuk pelayat.

Baca Juga :  Panas Lihat Istri Ngobrol dengan Pria Lain, Suami Nekat Ambil Celurit dan Tebaskan Bertubi-Tubi. Pelaku Kejar Korban dan Keluarga, Seisi Kampung Sampai Keluar

Terpisah, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi melalui Kasat Reskrim, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, membenarkan kejadian itu. Pihaknya saat ini tengah menunggu hasil visum korban di RSUD Sragen.

“Saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Sragen, kita sedang menunggu hasilnya,” paparnya dihubungi wartawan.

Kasat mengungkapkan memang ada dugaan korban mengalami patah di bagian leher. Pihaknya sedang mendalami dugaan ini untuk mengungkap penyebab tewasnya korban.

“Ada dugaan patah di bagian leher korban. Kita tunggu hasil visumnya. Ini sementara kita juga sedang memeriksa saksi-saksi,” pungkasnya. Wardoyo