JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Di Gunungkidul, Balita 2 Tahun Ini Tewas Tersenggol Bodi Truk yang Baru Keluar dari Garasi

Ilustrasi mayat. Pixabay

GUNUNGKIDUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Malang benar nasib Balita usia dua tahun asal Pedukuhan Jimatan, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul ini.

Saat lepas dari perhatian orang tuanya, anak itu lari dan main-main di halaman parkir tetangganya.

Apesnya, korban tersenggol bodi truk yang baru dikeluarkan oleh pemiliknya, Fendi Kurniawan (23) dari garasi, Kamis (8/4/2021) siang kemarin.

Akibatnya fatal, Balita tersebut jatuh terlentang dengan kepala membentur lantai.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Suryanto menjelaskan Balita perempuan itu akhirnya tewas oleh insiden tersebut.

“Peristiwanya terjadi di halaman rumah tetangga korban,” katanya memberikan keterangan pada Jumat (9/4/2021).

Baca Juga :  Jika Kenyal dan Bikin Kering Tenggorokan, Itu Bukti Makanan Mengandung Boraks! Ini Temuan BPOM di Taman Kuliner Wonosari Gunungkidul

Menurut Suryanto, saat itu korban tengah berkumpul dengan keluarganya di rumah.

Namun tanpa sepengetahuan keluarga, korban berlari ke arah parkiran rumah tetangganya tersebut.

Pada saat bersamaan, Fendi tengah mengeluarkan truk dari parkiran.

Ia pun yang sedang berada di kursi kemudi tak menyadari bahwa di bagian belakang truk ada korban lantaran merasa situasi aman.

Alhasil tanpa sengaja bagian belakang truk menyenggol balita tersebut.

Korban pun langsung terjatuh telentang, dengan kepala membentur lantai cukup keras.

Baca Juga :  PPKM Mikro di DIY Diperpanjang Hingga Jilid ke-7

“Korban langsung tak sadarkan diri, salah satu kerabat korban yang melihat lantas berteriak memberitahukan kejadian tersebut,” jelas Suryanto.

Pasca kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Tepus II. Namun oleh tim medis menyatakan balita tersebut sudah meninggal dunia.

Suryanto pun mengimbau para orangtua untuk lebih awas dan memantau gerak-gerik anak-anaknya yang masih kecil. Apalagi anak usia tersebut sedang aktif bergerak.

“Pada sisi lain pengendara juga perlu memastikan kondisi sekitarnya aman untuk bergerak, termasuk dari anak-anak,” katanya.

www.tribunnews.com