JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Film

Film Mortal Kombat Rilis Hari Ini, Penonton Kecewa Adegan Fatality Di-cut. Akun Medsos LSF Tuai Kritikan Netizen

Poster film Mortal Kombat. Foto: Instagram/mortalkombatmovie

JOGLOSEMARNEWS.COM Film aksi yang diadaptasi dari gim video legendaris Mortal Kombat mulai rilis di bioskop pada Rabu (14/4/2021) hari ini. Film ini turut dinantikan pencinta film di Tanah Air karena turut dibintangi oleh aktor Indonesia, Joe Taslim.

Namun komentar sejumlah netizen yang mengaku telah menonton film ini di bioskop justru merasa kecewa. Bukan lantaran cerita film yang kurang menarik, melainkan lantaran adanya sejumlah adegan yang dipotong Lembaga Sensor Film (LSF).

Menurut pengakuan beberapa netizen, adegan khas yang disebut Fatality, yakni serangan penghabisan karakter dalam Mortal Kombat, justru tidak diperlihatkan. Diduga hal itu lantaran adegan Fatality yang dianggap terlalu sadis.

Dalam gim Mortal Kombat, adegan Fatality memang kental dengan unsur sadis karena merupakan serangan yang menghabisi nyawa lawan. Namun adegan tersebut juga dianggap para fans gim ini sebagai ciri khas dari Mortal Kombat yang tidak ada pada gim lainnya.

Netizen yang batal menyaksikan adegan Fatality dalam film Mortal Kombat di bioskop pun merasa telah tertipu oleh LSF. Pasalnya, sebelumnya LSF sudah menjanjikan bahwa tidak ada pemotongan dalam film berdurasi 110 menit itu.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka, Nahkoda Cilik Berusia 13 Tahun Malah Banjir Dukungan. Netizen Sebut Gak Adil hingga Doa Berharap Ada Keajaiban untuk Si Adik!

“Ada yg disensor, bagian Fatality, Brutality dan Fatal Blow-nya, gak sekasar Hellboy kemaren, cuma cukup ngecewain bagi yg suka maen game-nya,” tulis salah seorang netizen di Twitter.

“Orang nonton Mortal Kombat mau liat Fatality kaya di video game-nya. Itu keasyikan sendiri. Kenapa disensor. Rasanya kaya ada yang mengganjal di tengorokan,” komentar netizen lainnya.

Tak hanya di Twitter, kritikan netizen juga membanjiri akun Instagram LSF. Banyak yang menyesalkan pemotongan adegan meski film tersebut telah masuk kategori untuk penonton di atas 17 tahun.

“Mending dibikin 21+ biar ga ada sensor. Mortal Kombat tanpa gore Fatality kaya nonton Warkop DKI tanpa lawakan,” tulis salah seorang netizen di Instagram.

“Bukannya bikin orang tertarik nonton di bioskop malah bikin pada nunggu bajakannya,” kritik netizen lainnya.

Sebelumnya, melalui akun media sosial resmi LSF sempat menuliskan bahwa film Mortal Kombat tetap akan berdurasi 110 menit dan bukan 95 menit, seperti kabar yang sempat beredar.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka, Nahkoda Cilik Berusia 13 Tahun Malah Banjir Dukungan. Netizen Sebut Gak Adil hingga Doa Berharap Ada Keajaiban untuk Si Adik!

“Tapi sebelumnya mimin mau minta maaf banget soal durasi, ada luput yang melukai hati kita semua, jadi mau klarifikasi sekalian, durasi film ini 110 menit ya bukan 95 menit, jadi tidak ada hilang 15 menitnya,” tulis akun @lsf_ri, pada Minggu (11/4/2021).

Film Mortal Kombat menceritakan tentang perjalanan seorang petarung MMA bernama Cole Young (diperankan Lewis Tan) dalam mengikuti sebuah turnamen bernama Mortal Kombat.

Dalam turnamen legendaris itu, ia bertemu dengan Jax (Mehcad Brooks) dan Sonya Blade (Jessica McNamee) dan bersama-sama berusaha memecah misteri tanda naga yang ada pada tubuhnya dan juga soal turnamen Mortal Kombat.

Sementara Joe Taslim berperan sebagai Bi-Han alias Sub Zero, karakter ninja yang terkenal dengan jurus elemen es. Ada juga aktor Jepang Hiroyuki Sanada yang berperan sebagai rival abadi Sub Zero, yakni Scorpion.

Terlepas dari kontroversi penyensoran yang ada, film Mortal Kombat tetaplah menjadi film yang ditunggu para penggemar gim pertarungan tersebut yang terkenal di era tahun 90-an itu.