JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Gara-gara Ulah Bocah 6 Tahun, Warga Satu Desa di Gondang Sragen Jadi Geger dan Berhamburan Padamkan Kobaran Api

Warga dan aparat berhamburan memadamkan kobaran api yang membakar kandang jerami warga Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, Rabu (21/4/2021) pagi. Foto/Warroto

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jangan biarkan anak bermain api tanpa pengawasan jika tak ingin jadi celaka. Setidaknya pesan itulah yang tersirat dari kejadian ini.

Ya, gara-gara ulah seorang bocah berusia 6 tahun bernama Muhammad Aji Saka, warga satu desa jadi geger. Bocah kecil itu bermain korek gas dan kemudian menyambar kandang jerami hingga memicu kebakaran.

Insiden kebakaran itu terjadi Rabu (21/4/2021) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Kebakaran menimpa kandang jerami milik Sono warga Dukuh Bumiaji RT 10, Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Tak Tega Lihat Kondisi Korban, Ketua DPRD Sragen Langsung Inisiatif Kumpulkan Warga Gotong Royong Bangun Rumah Mbah Guwo yang Dibakar Anaknya Pagi Tadi. Trenyuh Kondisi Ekonomi Tidak Mampu

Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , kebakaran bermula ketika Aji Saka yang merupakan keponakan korban, bermain korek api di dekat kandang.

Namanya anak kecil, korek api itu dinyalakan dan disulut-sulutkan untuk membakar apa yang ada di dekatnya. Nahas nyala api kemudian menyambar tumpukan jerami di dekat kandang korban.

Kobaran api kemudian langsung merembet membakar jerami kering yang ada di kandang. Seketika bocah itu panik dan lari.

Kobaran api makin menjadi hingga membuat warga berhamburan datang membantu pemadaman. Tak lama berselang, tim BPBD dan Damkar tiba di lokasi membantu pemadaman melalui mobil pemadam.

Baca Juga :  Sukodono Geger, Dibakar Cemburu Buta, Seorang Pria Ngamuk Tebas Tetangga Sendiri Pakai Celurit. Pelaku Ancam Habisi Semua Keluarganya, Suasana Sempat Mencekam

Beruntung kesigapan warga, petugas dan aparat berhasil meredakan kobaran api hingga tak sampai merembet ke rumah dan permukiman.

Namun kebakaran sudah sempat menghanguskan tumpukan jerami dan bangunan kandang yang terbuat dari kayu dan bambu.

“Tidak ada korban jiwa. Yang terbakar tumpukan jerami dan kandang. Kerugian sekitar Rp 4 juta,” papar Kasubag Humas AKP Suwarso dikonfirmasi, Rabu (21/4/2021). Wardoyo