JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Gubernur Ganjar Desak KPAI Tegas Melarang Anak-anak Dilibatkan dalam Aksi Demo, Sebut Anak-anak Harus Dilindungi dari Aktivitas yang Tak Sesuai Usianya

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: Humas Pemprov Jateng

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) diminta dapat bertindak tegas dalam melarang anak-anak terlibat dalam aktivitas yang tidak sesuai umur, termasuk di antaranya aksi demonstrasi.

Desakan tersebut datang dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang menilai anak-anak harus dilindungi dari aktivitas yang tidak sesuai dengan usianya.

“Kita diskusi banyak soal isu anak-anak, khususnya soal kekerasan anak yang perlu pendampingan. Anak-anak juga harus dilindungi dari aktivitas-aktivitas yang tidak sesuai umurnya. Misalnya mereka ikut demo dan sebagainya,” ujar Ganjar usai berdiskusi dengan Ketua KPAI, Susanto, yang berkunjung ke kantornya di Semarang, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga :  Rekening 35 Nasabah BRI di Jateng Dibobol Pakai Skimming Sampai Rp 202 Juta, Pelakunya 2 Orang. Kombes Iqbal Dalangnya Warga Asal Turki!

Ganjar menambahkan, KPAI harus berani melarang pelibatan anak-anak dalam aksi demonstrasi. KPAI juga diminta terus melakukan edukasi pada orangtua, agar anak tidak dilibatkan dalam kepentingan politik tertentu.

Advertisement

“Kalau ada kepentingan politik, anaknya nggak usah diajak lah. Apalagi belum cukup umur,” tegas gubernur.

Baca Juga :  Golkar Jateng Petakan Kekuatan Mulai Tingkat Desa untuk Pemenangan Pemilu 2024

KPAI, lanjut Ganjar, sudah memperhatikan persoalan tersebut. Ketika ada anak yang diajak demo, KPAI merespon dengan memanggil orangtua atau kelompoknya untuk diberi penjelasan.

“Itu sudah bagus, tapi baru sampai level itu. Saya kira harus lebih dari itu, harus dilakukan pelarangan. Apalagi sekarang momentum pandemi, maka tidak boleh dan diperketat. Kalau aturannya tidak boleh, kan tidak ada demo. Anak-anak jadi tidak ikut,” terangnya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua