JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kabar Buruk, Rencana Belajar Tatap Muka Sekolah di Karanganyar Resmi Dibatalkan. Bupati Takut Karena Guru-guru Belum Divaksin!

Bupati Juliyatmono. Foto/Beni

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) bagi siswa kelas VI Sekolah Dasar (SD) yang disampaikan Bupati Karanganyar beberapa waktu lalu, akhirnya ditunda.

Rencana PTM sebagai salah satu persiapan menghadapi ujian sekolah (US) tersebut ditunda karena vaksinasi terhadap para guru belum dilakukan.

Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar Juliyatmono kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya Senin (19/04/2021). Menurut bupati, jika PTM tetap dilakukan, maka sangat beresiko terhadap penularan virus Covid-19.

Baca Juga :  Meledak Lagi, Kasus Klaster Tarawih di Sambirejo Sragen Tambah 9 Orang Tadi Malam. Total Sudah 21 Warga Positif, 26 Orang Masih Menunggu Hasil PCR!

“Memang ada rencana pelaksanaan uji coba PTM. Saat itu kita prediksi jumlah droping vaksin di Karanganyar mencukupi untuk vaksinasi Guru.Namun sampai saat ini jumlah dosis vaksin masih diperuntukan tahap kedua bagi lansia dan pelayan publik,” paparnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Nurini Retno Hartati membenarkan keputusan penundaan PTM tersebut.

Menurutnya, penundaan tersebut berdasarkan arahan dan kebijakan Bupati Juliyatmono.

Ia menyampaikan pada Rabu 21 April mendatang akan dilakukan rapat seluruh kepala sekolah tingkat SD di Karanganyar. Rapat melalui zoom meeting itu untuk membahas kesiapan PTM bersama Bupati Karanganyar.

Baca Juga :  Awas, 2 Kecamatan di Karanganyar Ini Sangat Rawan Ngadat Air PDAM Saat Lebaran. Permohonan Sambungan Baru Mohon Maaf Ditolak Dulu!

“Belum dilakukannya vaksinasi terhadap para guru dan munculnya kembali klaster baru Covid-19 menjadi salah satu pertimbangan penundaan PTM di Karanganyar,” kata dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PTM bagi siswa kelas VI SD akan melaksanakan PTM awal pekan ini. Pembelajaran diluar jaringan ini dilakukan sebagai persiapan untuk menghadapi US. Wardoyo