JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kecewa Diusir dari All England, Kevin/Marcus dan Hendra/Ahsan Pindah Ikuti Turnamen All Sragen di GOR Billy Beras

Turnamen All Sragen khusus pemain pelatnas ganda putra terbaik Indonesia sebagai pengganti All England yang digelar di GOR Billy Beras Sragen, Sabtu (7/4/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 7 pasangan pebulutangkis ganda putra terbaik Indonesia kembali berkesempatan merasakan atmosfer di Gor Bulutangkis Billy Beras Sragen.

Selama dua hari sejak Selasa (6/4/2021) hingga Rabu (7/4/2021), Marcus/Kevin dkk melakoni laga turnamen setengah kompetisi di GOR Billy Beras.

Turnamen bertajuk All Sragen itu digelar sebagai ajang pengganti kekecewaan para pemain andalan itu setelah gagal tampil di Turnamen bergengsi All England 2021.

“Kita bawa full skuad ke Sragen ini. Ada tujuh pasangan terbaik ganda putra yang kita bawa. Ada Marcus/Kevin, Hendra/Ahsan, Leo/Daniel, Fajar/Rian, Bagas/Fikri, Yeremia/Pramudya dan Sabar/Reza,” papar pelatih Ganda Putra Pelatnas, Hery Imam Pierngadi, ditemui JOGLOSEMARNEWS.COM di GOR Billy Beras, Rabu (7/4/2021).

Hery mengatakan turnamen All Sragen itu digelar sebagai ajang latihan sekaligus persiapan untuk menjaga kondisi pemain. Sebab sebelumnya mereka gagal tampil usai insiden pengusiran paksa dari All England bulan lalu.

Baca Juga :  Hebat, Pengurus PBSI Resmi Dilantik, Ada Satu Pengusaha Kenamaan Asal Sragen Masuk Jajaran Pengurus. Siapa Dia?

Kondisi itu membuat mental dan psikis pemain sempat drop. Padahal Indonesia berpeluang besar meraih gelar juara di ganda putra karena menempatkan Marcus/Kevin dan Hendra/Ahsan sebagai unggulan utama dan kedua.

“Kemarin kita sebenarnya punya peluang besar juara di ganda putra. Entah All Indonesian Final atau tidak, kita optimis dapat karena pesaing beratnya hanya Jepang. Makanya salah satu tujuannya ini menghibur anak anak atas kekecewaan di All England tidak bisa main,” terang pelatih yang kerap dijuluki si naga api itu.

Selain menjaga performa, ajang turnamen All Sragen itu juga untuk mengembalikan kondisi mereka supaya menghilangkan kekecewaan.

“Pas kebetulan Pak Billy mengundang ke Sragen jadi bisa menghilangkan sejenak lah kekecewaan anak-anak,” urai Hery.

Baca Juga :  Update Covid-19 Sragen 14 April 2021, 28 Warga Kembali Positif Terpapar, 5.327 Sembuh dan 388 Meninggal Dunia

Turnamen yang diprakarsai oleh pengusaha beras ternama Sragen, Billy Haryanto itu berhadiah ratusan juta rupiah.

Billy yang kini masuk di jajaran Dewan Pembinaan PBSI itu menyampaikan tersebut turnamen All Sragen digelar sebagai salah satu bentuk sindiran terhadap BWF yang tak adil dalam memperlakukan tim Indonesia di ajang bergengsi All England.

“Sebagai orang yang hobi main badminton, saya kecewa terhadap BWF. Atlet kita kok diperlakukan tidak adil,” ujar dia.

Dengan dipaksa mundur, hal itu membuat Indonesia kehilangan peluang merebut juara di nomor ganda putra.

Billy berharap adanya All Sragen 2021 membuat atlet tetap optimis bertanding di turnamen internasional. Dia juga berharap All Sragen 2021 bisa menjaga kekompakan atlet nasional.

“Yang paling penting adalah berusaha menjaga semangat dan kekompakan para atlet,” ujar dia. Wardoyo