JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Remaja Putri 18 Sering Kunjungi Rumah Pacar, Kepergok Sedang Berduaan di Kamar setelah 4 Hari Diintai

Ilustrasi pacaran. Pexels

JOGLOSEMARNEWS.COM — Seorang remaja putri berusia 18 tahun ketahuan sering berkunjung ke rumah pacarnya. Hal tersebut membuat warga curiga hingga akhirnya melakukan pengintaian selama 4 hari.

Akhirnya remaja putri tersebut kepergok sedang berduaan di dalam kamar bersama sang kekasih.

Remaja putri ini bukannya rajin ke sekolah atau kampus, tapi belakangan ini ia malah justru rajin bertamu ke kamar tidur pemuda pujannya di Matangtepah, Bendahara, Aceh Tamiang, Senin (5/4/2021) kemarin.

Alhasil, ia pun diamankan Satpol PP dan WH Aceh Tamiang.

Sebelum diamankan petugas telah lebih dulu mengintai kebiasaan NR (18), masuk ke kamar tidur pemuda AU (22).

Baca Juga :  Terkait Gagasan Jokowi Soal BRIN, Hasto: Jangan Bicara Bagi-bagi Jabatan

“Pengintaian ini kami lakukan selama empat hari,” kata Kabid Penegakan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh Tamiang, Selasa (6/4/2021).

Dia menjelaskan penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai keganjilan sikap NR yang terlalu agresif menyambangi rumah AU pada Jumat (2/4/2021) lalu.

Dalam laporan itu, disebutkan NR acap kali datang dan berlama-lama berada di kamar tidur AU.

Namun karena bukti permulaan tentang tuduhan ini terlalu minim, petugas pun tak berani gegabah mengambil tindakan tegas.

“Kami masih menunggu, tidak mau sembarangan bertindak,” jelasnya.

Syahrir mengungkapkan pihaknya baru berani bertindak setelah pengintaian memasuki hari keempat.

Baca Juga :  Kementerian Investasi Bakal Berujung Reshuflle, Hasto: Itu Hak Prerogatif Presiden

Saat itu, persisnya Senin (5/4/2021) sekira pukul 10.00 WIB, petugas memergoki NR datang ke rumah AU dan langsung masuk ke kamar tidur.

“Keduanya langsung kami amankan, termasuk barang bukti yang kami temukan di dalam kamar tidur,” lanjut Syahrir.

Syahrir memastikan kedua pelaku diamankan saat berada di dalam kamar tidur.

Dalam pemeriksaan diketahi NR biasanya datang ke rumah AU sekira pukul 07.00 WIB ketika orang tua AU sudah pergi bekerja.

“Keduanya kita amankan untuk menghindari kemarahan warga, sekaligus untuk dimintai keterangan,” kata Syahrir.