JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Mata Berkaca-Kaca, Nita Sangat Berharap Jenazah Omnya Bisa Segera Ditemukan

Karangan bunga menghiasi teras rumah orangtua almarhum Serda Bambang Priyanto, Selasa (27/4/2021). Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan gugur, keluarga Serda Bambang Priyanto (40) asal Sragen semuanya bertolak ke kediaman Surabaya.

Mereka berharap jenazah prajurit TNI-AL kelahiran Kampung Ngadirejo, Kroyo, Karangmalang, Sragen itu bisa segera ditemukan. Warga sekitar juga menggelar doa bersama dan tahlilan sejak kabar hilangnya kapal hingga tadi malam, Senin (26/4/2021).

Keponakan almarhum, Nita Nugrahani (23) mengatakan keluarga sudah bertolak ke Surabaya sejak Sabtu (24/4/2021). Mereka adalah kakak-kakak dan saudara almarhum lainnya.

Hingga kini, keluarga juga masih menunggu informasi perihal jenazah almarhum yang masih dalam pencarian. Pun dengan rencana pemakaman, juga masih menunggu kepastian.

“Kemarin hari Sabtu, semua keluarga, kakak-kakak ke Surabaya semua. Informasi rencana pemakaman jenazahnya kalau sudah ditemukan, nanti menunggu bagaimana keputusan keluarga Mas,,” ujar Nita ditemui di rumahnya, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi 8 Desa di Sragen Bikin Ngelus Dada, Bupati Usulkan Petugas Langsung Door to Door Suntiki Warga. Siapkan Serbuan Mulai Besok!

Sebagai keponakan, ia mengaku sangat sedih ketika kali pertama mendengar kabar KRI Nanggala hilang dan pamannya menjadi salah satu kru di dalamnya.

Ia sangat berharap jenazah pamannya itu sesegera mungkin ditemukan.

“Sedih pasti Mas. Harapannya jasad om segera ditemukan,” ungkapnya dengan mata berkata-kaca.

Di sisi lain, di kediaman orangtua Serda Bambang terlihat dua karangan bunga besar terpajang di teras rumah. Sementara kondisi rumah tertutup dan terkunci menandakan rumah itu dalam keadaan kosong.

Baca Juga :  Ini 4 Kriteria Warga Positif Covid-19 di Sragen yang Boleh Isoman di Rumah. Bupati Sebut Bakal Diberi Obat-Obatan dan Jatah Hidup Selama Isoman

“Yang satu karangan bunganya dari angkatan laut,” imbuhnya. Wardoyo