JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Meluncur dengan Mesin Mati di Turunan Jalan, Sebuah Truk Gasak Madrasah di Garut. 2 Tewas dan Puluhan Orang  Luka-luka

Ilustrasi mayat. Pixabay

GARUT, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Sebuah truk meluncur dengan mesin mati, lalu menggasak sebuah Madrasah, di mana di dalamnya para santri tengah mengaji.

Akibatnya, bangunanpun jebol dan 2 santri tewas, sementara puluha  santri lainnya luka-luka.  Peristiea itu terjadi di Kampung Harendong, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (2/4/2021) sore.

Dilansir oleh TribunCirebon.com, Ketua RW 06 Kampung Harendong, Fadilah mengatakan, kini tinggal empat orang yang mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan di RSUD dr Slamet Garut.

Baca Juga :  Dampak Siklon Tropis Surigae, BNPB Peringatkan 9 Provinsi Ini Siap Siaga. Mana Saja?

Tiga puluh korban lainnya sudah pulang ke rumah masing-masing.

“Empat orang masih di RSUD dr. Slamet Garut, termasuk satu guru ngaji,” katanya saat dihubungi, Sabtu (03/03/2021).

Fadilah mengungkap, korban luka-luka akibat kecelakaan maut mencapai 34 orang.

Sementara korban jiwa berjumlah tiga orang. Satu sopir, dan dua santri madrasah.

Seorang saksi mata, Saeful Wahid menuturkan, mulanya truk melaju dari arah Kampung Nangoh dengan kondisi mesin mati.

Dengan posisi jalan yang menurun terdapat pertigaan letter T atau yang dikenal dengan jalan tusuk sate.

Baca Juga :  Berbekal Uang dan Ponsel, Wanita Asal Blitar Ini Rekrut Anak-anak Usia Sekolah dan Menjualnya ke Pria Hidung Belang, Tarifnya Rp 300.000

Posisi Madrasah Nurul Barokah tepat berada di ujung jalan pertigaan. Truk tersebut langsung menabrak Madrasah.

Kasat Lantas Polres Garut, AKP Karyaman mengatakan, jalanan menurun tersebut cukup curam dan berbahaya.

“Jalannya menurun jadi istilahnya kalo boleh dikatakan direm juga kalo tidak bisa mengendalikan ya tetep itu akan celaka,” ucapnya.

Karyaman menambahkan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan hasilnya menunggu diumumkan oleh tim ahli.

www.tribunnews.com