JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Sudah Disekat di Wilayah Perbatasan, Kota Yogya Relatif Lebih Aman dari Kedatangan Pemudik

tribunnews

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Wilayah Kota Yogyakarta dinilai relatif lebih aman dari arus mudik Lebaran dibandingkan dengan wilayah lain di lingkup DIY.

Psalnya, Kota Yogyakarta berada di tengah dan dikelilingi empat kabupaten lainnya, seperti Kulonprogo, Bantul, Gunungkidul dan Sleman.

Karena nitu, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meyakini pelarangan mudik selama 16-17 Mei mendatang bisa terkendali dan tidak sampai mengakibatkan lonjakan arus masuk.

Sebab, penyekatan yang dilaksanakan di perbatasan DIY, otomatis  membuat kota pelajar itu tidak perlu susah payah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arief Nugroho mengatakan, kondisi wilayahnya yang berada di tengah-tengah DIY membuatnya tidak perlu melakukan penyekatan di perbatasan.

Baca Juga :  Candi Prambanan dan Ratu Boko Tawarkan Promo Diskon Wisata Plus Makan Selama Libur Lebaran

Sebab, batas wilayah Kota Yogyakarta pun hanya dengan kabupaten lain di DIY.

“Kondisinya beda dengan Sleman, yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah. Kalau kita, batasannya Bantul, sama Sleman, masih DIY,” katanya, Kamis (15/4/2021).

Beberapa titik utama yang dilakukan penyekatan meliputi, wilayah timur di jalur Prambanan-Yogyakarta; wilayah barat di perbatasan Temon, Kulon Progo-Purworejo; dan sisi Utara Tempel, Sleman-Magelang. Kemudian, beberapa jalur tikus yang kemungkinan jadi alternatif para pemudik.

“Masuknya ke Yogyakarta kan tidak bisa langsung ke kota, tapi harus melewati perbatasan yang sudah ada penyekatan. Termasuk di bandara, stasiun dan terminal, sekarang kan sudah ketat juga peraturannya,” cetus Kadishub.

Baca Juga :  Kendaraan yang Dipaksa Putar Balik di Titik Penyekatan Tempel Didominasi Plat AA

“Jadi, kalau melihat kondisi DIY, memang lebih strategis ketika penyekatan dilakukan di perbatasan provinsi. Karena jalurnya masuk ke Yogya lewat 10 jalan itu,” imbuhnya.

Hanya saja, Agus memastikan, pihaknya siap jika mendapat tugas untuk membantu upaya penyekatan di perbatasan DIY, selama masa larangan mudik pada 16-17 Mei.

“Kalau memang diperintahkan, ya kita siap. Dishub Kota siap diperbantukan ke sana,” pungkasnya.

www.tribunnews.com