JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Menyusul 3 Rumah di Desa Beruk Terkubur Tanah, Giliran Longsor Landa Desa Wonorejo Jatiyoso Karanganyar. Enam Rumah Porak Poranda

Foto: Beni Indra

IMG 20210415 WA0161
Foto: Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Hingga Kamis (15/4/2021) malam, musibah tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar masih mengancam.

Bahkan jumlah total rumah yang terkubur tanah longsor naik menjadi enam unit dari sebelumnya tiga unit.

Penambahan itu terjadi di Dusun Puntukrejo, Desa Wonorejo, Jatiyoso yakni sebanyak tiga rumah tertimbun tanah longsor yang berasal dari tebing yang ambrol.

Diketahui sebelumnya Rabu (14/4/2021) tiga rumah di Dusun Ngantirejo, Desa Beruk terkubur tanah longsor lebih parah dibandingkan di Desa Wonorejo.

Camat Jatiyoso Kusbiyantoro mengakui saat ini seluruh Forkompimca Jatiyoso bersama warga terus siaga 24 jam untuk bertindak cepat jika terjadi longsor susulan. Namun demikian langkah cepat pemberian bantuan serta evakuasi terus dilakukan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Indahnya Toleransi. 30 Personel Umat Hindu dan Kristen Berpartisipasi Menjaga Sholat Ied di Lapangan Kemuning, Karanganyar

“Iya benar setelah di Desa Beruk ada tiga runah tertimpa tanah longsor, selang sekitar lima jam juga terjadi tebing ambrol menimpa tiga rumah warga Desa Wonorejo sehingga jumlahnya menjadi enam rumah,” tandasnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (15/4/2021) malam.

Kusbiyantoro menjelaskan dari kejadian longsor yang menimpa enam rumah tersebut tidak ada korban jiwa, melainkan hanya kerugian material.

Selain itu guna menghindari kemungkinan terjadi longsor susulan, sejumlah kecil warga yang rumahnya tertimpa longsor mengungsi ke  tempat  yang aman.

Baca Juga :  Isi Momentum Jelang Lebaran, PBVSI Karanganyar Santuni Atlet Yatim dan Uang Transport  Pada Wasit, Pelatih Serta Pemain

Untuk itu Forkompimca sudah menyalurkan sebagian Sembako kepada warga yang mengungsi.

“Bantuan Sembako  sudah didistribusikan dan dilanjut Jumat (16/4/2021) esok,” ungkapnya.

Kusbiyantoro mengakui hingga Kamis malam hujan masih terjadi walau gerimis namun membuat warga trauma karena Jatiyoso merupakan daerah rawan longsor sehingga perlu kewaspadaan ekstra.

Sebagai informasi sedikitnya tiga rumah di Dusun Ngantirejo, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jateng, terkubur rata tanah, Rabu (14/4/2021) yang berasal dari longsoran tebing setinggi 50 meter.

Beruntung tak ada korban jiwa karena penghuni rumah sudah pergi ke masjid untuk sholat tarawih sehingga lolos dari longsoran tanah. Beni Indra