JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Viral Kelakuan Bejat Oknum Petugas DLLAJ Ngamuk Saat Kepergok Minta Uang Rp 50.000 ke Sopir Truk yang Kena Tilang. Kernet Truk Sudah Bilang Nggak Punya Uang, Masih Dipaksa Suruh Bayar

Oknum petugas DLLAJ yang kepergok meminta uang Rp 50.000 ke sopir truk kena tilang di Bengkulu. Foto/Medsos


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra

BENGKULU, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah video viral menunjukkan oknum petugas DLLAJ nekat meminta uang kepada sopir truk.

Oknum petugas itu kemudian panik dan murka saat direkam di oleh sopir saat tengah meminta uang ke sopir truk yang ditilang, di Lubuk Linggau Kota dekat pasar rel kereta api arah Bengkulu.

Dalam video terlihat oknum petugas DLLAJ Lubuk Linggau Kota sedang meminta uang lebih ke kenek truk yang ia tilang.

“Apanya ini,” kata kenek truk.

“Sudah tambahlah, jadi Rp 50 ribu aja. Biar aku kasih sini suratnya,” kata petugas DLLAJ.

“Cepat tambah lagi sini Rp 50 ribu,” tambahnya.

“Saya enggak ada uang lagi,” jawab kenek memelas.

“Enggak mau tahu, pokoknya tambah-tambah sini,” minta petugas DLLAJ secara arogan.

Oknum DLLAJ tampak memperhatikan situasi kanan-kiri, dengan posisi tangan kanan berada di pintu kenek truk tersebut.

Sang oknum akhirnya menyadari sang sopir yang duduk disebelah kenek, sedari tadi merekam aksinya meminta pungutan liar.

“Heh sini kamera kau tuh,” katanya ke sopir.

“Berani kau ya merekam-rekam,” tambahnya.

Dengan arogannya, oknum DLLAJ lalu membuka pintu dan berusaha merampas handphone milik sopir truk yang digunakan untuk merekam siasat jahat oknum DLLAJ melakukan pungli.

Baca Juga :  Tak Mampu Menahan Emosi Lantaran Diejek, Tukang Sampah Ini Hajar Anak di Bawah Umur, Kini Akibatnya

“Sini kau, kamera kau tuh. Sini-sini, woi,” katanya.

“Yah, kok main pukul-pukul,” jawab kenek truk.

“Nah kau ambil ini tiketnya, kurang ajar kau,” kata oknum DLLAJ.

“Lah saya mau ngambil tiket, berapa,” jawab kenek.

Oknum DLLAJ lalu berputar arah dan coba membuka pintu sopir untuk merampas handphone yang digunakan untuk merekam aksinya melakukan pungli.

“Mau cari gara-gara kau. Sini-sini handphonenya,” kata oknum DLLAJ panik.

“Yasudah berapa-berapa yang mesti dibayar,” kata kenek.

“Sini-sini turun dulu, mau cari gara-gara kau ya,” kata oknum DLLAJ yang semakin panik.

“Tunggu dulu pak, tunggu dulu,” jawab kenek menyanggah.

“Mana sini-sini handphonenya,” kata oknum DLLAJ yang sudah dalam posisi naik diatas truk.

Ia terlihat panik dan terus memaksa agar sopir truk memberikan handphonenya dan menghapus video yang baru saja direkam.

“Bapak pula harusnya bayar Rp 30 ribu mintanya Rp 50 ribu,” tutur sopir truk.

Melihat kondisinya yang terdesak, oknum DLLAJ yang tadinya garang terdengar mulai melunak dalam berbicara.

Oknum DLLAJ yang sedari awal membilang ‘kau’ ke sopir dan kenek truk tiba-tiba menjadi lembut dan menyebut ‘kamu’.

“Terus ngapain kamu rekam-rekam. Kurang ajar kamu ya rekam-rekam,” katanya.

Baca Juga :  Heboh Remaja SMP Dijual Pacarnya Sendiri untuk Layani Pasangan Sesama Jenis. Wow Tarifnya Hingga Rp 1 Juta

“Mau kau rekam ya pas aku minta duit, terus pas kau ngasih duitnya,” sebut si oknum DLLAJ.

“Ya sudah enggak apa-apa, bapak mau minta berapa kita kasih kok,” ujar si sopir.

Belum diketahui pasti bagaimana kelanjutan aksi oknum DLLAJ yang melakukan pungli tersebut.

Namun, bagi kamu yang sering mendapatkan pungutan liar oleh oknum-oknum Dishub nakal bisa membuat laporan.

Khusus untuk menanggapi pengaduan masyarakat, Kementerian Perhubungan mempunyai SMS Center 081311111105 atau melalui email pengaduan dengan mengisi kolom pengaduan di www.dephub. go.id .

www.tribunnews.com.