JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

BMKG: Gempa Susulan Masih Berpotensi Terjadi di Nias Barat, Warga Diminta Waspada

gempa bumi
Ilustrasi gempa. Foto: pixabay.com
PPDB
PPDB
PPDB

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Meski terjadi sembilan kali gempa susulan di Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Jumat (14/5/2021), namun masih dimungkikan terjadi gempa susulan di kawasan tersebut.

Demikian catatan dan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Menurut catatan BMKG, kekuatan gempa susulan tersebut ada di kisaran magnitudo (M) 3,5-5,3 dari gempa sebelumnya, yakni M 6,7.

“Gempa susulan sebanyak sembilan kali ini terjadi setelah gempa utama pukul 13.33 hingga 16.20 WIB. Dan gempa susulan diperkirakan masih akan terus terjadi,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers, Jumat (14/5/2021).

Baca Juga :  Densus 88 Antiteror Ringkus 13 Terduga Teroris di Riau

BMKG pun meminta masyarakat di wilayah terdampak agar tetap waspada dan menghindari bangunan retak atau rusak akibat gempa.

“Masyarakat diimbau tetap tenang tapi waspada, periksa bangunan tempat tinggal anda apakah cukup kuat apabila terjadi gempa susulan sebelum kembali ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Berdasarkan laporan dari lintas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), gempa terkini di Kabupaten Nias Barat utama sempat dirasakan sedang hingga kuat selama 2-5 detik di beberapa wilayah seperti Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kota Sibolga di Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga :  Para Pedagang Senam Jantung, Sri Mulyani: Pajak Sembako Tak Dikenakan di Pasar Tradisional

Lalu Kabupaten Simeulue dan Kabupaten Aceh Singkil di Provinsi Aceh dan Kabupaten Padang Pariaman di Provinsi Sumatera Barat.

Saat terjadi guncangan, beberapa warga panik dan keluar rumah bahkan sempat mengungsi ke lokasi yang aman. Namun, saat ini mereka telah kembali ke rumah masing-masing.

Dalam hal gempa bumi di Kabupaten Nias Barat, seluruh BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan lintas instansi terkait. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun jatuhnya korban jiwa.

www.tempo.co

[sharethis-reaction-buttons]