JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kondisi Amerika Memburuk Ternyata Pengaruhi Harga Emas di Sragen. Harga Mulai Merangkak, Pembelian Juga Merangkak Dekati Lebaran

Aris Setyowati. Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Harga jual emas di pasaran Sragen dilaporkan mulai merangkak naik. Kondisi negeri Paman Sam atau Amerika Serikat yang dikabarkan agar memburuk memicu terdongkraknya harga emas di pasaran.

Seperti diungkapkan pemilik Toko Emas Ragil Baru Sragen, Aris Setyowati. Ia mengatakan mendekati hari H Lebaran kemarin, harga emas memang sedikit terdongkrak naik.

“Tadi malam ada news karena ekonomi Amerika memburuk sehingga langsung menaikkan harga. Harga jadi terdongkrak di angka 1.835 dolar per troy ons,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM kemarin.

Aris menguraikan harga itu memang mengalami peningkatan dibanding beberapa waktu sebelumnya.

Menurutnya, harga sempat turun drastis dari 1.900 dolar menjadi 1.700 dolar per troy ons. Harga baru sedikit terkerek mendekati hari Lebaran.

Baca Juga :  Klaster Lamaran di Gemolong Sragen Tambah 2 Warga Positif. Total Sudah 10 Warga yang Positif Gegara Antar Lamaran ke Luar Daerah

“Harga mendekati Lebaran memang mulai naik. Tapi kami tidak menaikkan harga jual karena tidak terlalu signifikan kenaikannya,” terangnya.

Meski demikian, animo masyarakat berbelanja emas atau perhiasan mendekati Lebaran tahun ini cenderung turun.

Kondisi ekonomi yang diterpa pandemi serta adanya larangan mudik, membuat pengunjung dan pembeli emas juga turut menurun.

“Beda dengan dua tahun lalu. Ketika situasi ekonomi stabil dan pemudik pulang, banyak yang membeli emas dan persiapan untuk lebaran. Dua tahun ini sejak adanya pandemi, agak sepi,” jelasnya.

Aris Setyowati. Foto/Wardoyo

Ia menggambarkan kondisi dua tahun lalu, ketika ekonomi normal, mendekati Lebaran penjualan emas selalu naik 100 persen atau hampir dua kali lipat dari biasanya.

Baca Juga :  Usai Cetak Rekor Tertinggi, Covid-19 Sragen Terus Meledak. Hari ini 135 Warga Kembali Positif Terpapar dan 2 Meninggal, Total Sudah 8.267 Positif dan 570 Warga Meninggal Dunia

Sementara pada Lebaran ini, kenaikan hanya 25 persen dari hari biasa. Kenaikan itu diukur dari kuantitas emas yang terjual.

“Dulu per toko saya, bisa menjual 1000 gram lebih mendekati Lebaran. Sekarang hanya 700 gram sampai mendekati 1000an gram. Tapi ini masih agak mendingan,” jelasnya yang memiliki lima toko emas Ragil Baru di Sragen Kota itu.

Istri dari pengusaha sound system ARS, Agus Budi Nurcahyo itu menambahkan untuk produk emas yang ia jual, menyesuaikan pangsa pasar.

Yakni perhiasan dengan kadar 40 persen harganya dipatok Rp 400.000 sampai Rp 420.000.

Kemudian untuk emas dengan kadar 30 persen dibanderol Rp 250.000 dan Rp 300.000. Wardoyo

[sharethis-reaction-buttons]