JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Libur Lebaran 2021 Semua Obyek Wisata di Wonogiri Tutup Total

Seorang warga menikmati panorama memukau Pantai Sembukan Paranggupito Wonogiri. JSNews. Aris Arianto

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemkab Wonogiri bakal menutup sebanyak 46 obyek wisata (obwis) saat libur Lebaran 2021. Penutupan ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19.

“Semua obwis yang ada di Wonogiri ditutup saat libur Lebaran, ada sebanyak 46 buah. Ini untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penularan COVID-19 mengingat ada masa libur Nataru,” ungkap Bupati Wonogiri Joko Sutopo kepada wartawan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Selasa (4/5/2021).

Penutupan itu ditempuh setelah menggelar rapat koordinasi bersama lintas institusi dan Satgas COVID-19 Wonogiri. Semua pihak mendorong kebijakan penutupan tersebut agar segera diterapkan.

Baca Juga :  Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2021? Simak Data Produksi di Terminal Tipe A Giri Adipura Krisak Selogiri Wonogiri, Kuy

“Penutupan terhitung sejak tanggal 13 sampai 16 Mei 2021 atau empat hari,” kata dia.

Penutupan itu, jelas dia untuk menyekat potensi penularan virus Corona. Terlebih saat momen libur Lebaran ada potensi kerumunan ketika obwis dibuka. Saat ada kelonggaran yang menimbulkan kerumanan massa akan muncul potensi penularan COVID-19.

“Ketika libur Lebaran usai, kami akan melakukan evaluasi. Ini untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Apakah penutupan nanti diperpanjang atau bagaimana,” beber Bupati.

Untuk diketahui ada sejumlah 46 obwis yang ditutup. Jumlah itu merupakan akumulasi destinasi wisata yang dikelola Pemkab maupun pihak lain seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Khusus obwis yang dikelola Pemkab ada enam, meliputi Waduk Gajah Mungkur (WGM), Pantai Sembukan Kecamatan Paranggupito, Bumi Kahyangan Dlepih Tirtomoyo, Air Terjun Setren Girimanik Slogohimo, Gua Putri Kencono Pracimantoro, dan Museum Karst Pracimantoro.

Baca Juga :  Kecelakaan di Sukomangu Kecamatan Purwantoro Wonogiri Warga Desa Talesan Jadi Korban Meninggal, Kabarnya Berencana Menikah

Pihaknya bersama Satgas kabupaten hingga kecamatan dan desa bakal terus mengawasi obwis yang ditutup. Ini untuk mengantisipasi pengelola yang nakal yang masih membuka lokasi wisata maupun pengunjung yang nekat datang. Aris