JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Boyolali

Luar Biasa,  Pemkab Boyolali Terima WTP  ke-10 Secara  Berturut-turut

Foto: Waskita

IMG 20210502 WA0068
Foto: Waskita

BOYOLALI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Boyolali menerima Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2020 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penghargaan tersebut merupakan yang ke-10 kalinya secara berturut- turut sejak tahun 2012 di era Bupati Seno Samodro.

Penyerahan LHP LKPD diterima langsung Bupati Said Hidayat pada Jumat (30/4/2021) lalu di gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah dengan peserta terbatas serta menerapkan protokol kesehatan.

Selain Boyolali, pada kesempatan tersebut Pemkab Karanganyar dan Blora turut menerima LHP LKPD dengan raihan opini WTP.

Baca Juga :  Bupati Boyolali Bolehkan Warga  Sholat Id, Tapi di Lingkup RT Masing-masing

Bupati Said Hidayat menyambut gembira perolehan WTP kali ini. Menurut dia, prestasi membanggakan tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak serta jajaran Pemkab Boyolali. Ia berharap hal ini menjadi hadiah bagi masyarakat Boyolali.

“Patut kita syukuri Kabupaten Boyolali kembali memperoleh opini WTP yang ke sepuluh kalinya. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran OPD yang memberikan dukungan penuh atas kinerja dan kerjanya yang terus meningkat. Tentunya ini menjadi hadiah bagi masyarakat Kabupaten Boyolali atas penilaian dan kerja yang semakin baik, positif,” katanya.

Baca Juga :  Inspektorat Boyolali Amankan Puluhan Parcel Lebaran

Pihaknya berpesan, capaian prestasi ini bisa meningkatkan kinerja dalam mendukung pembangunan Boyolali. Hal itu nantinya bakal bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat semakin maju dan bertambah makmur.

Pada kesempatan tersebut, BPK juga menyampaikan bahwa laporan hasil pemantauan tindak lanjut hasil pemeriksaan semester II tahun 2020 yang dilakukan Pemkab Boyolali mencapai angka 95,80%.

Capaian angka tersebut merupakan yang tertinggi di Jawa Tengah dan nasional di atas rata-rata nasional pada angka 75,60 %.  Waskita