JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pisah dengan Dedy, Bupati Yuni Blak-Blakan Ingin Pak Sekda yang Mengganti. Ini Alasan Krusialnya!

Bupati Yuni dan Wabup Dedy. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengaku belum tahu siapa yang akan menggantikannya sementara sebagai pengampu jabatan bupati Sragen.

Meski demikian, ia sangat berharap penjabat sementara Bupati Sragen kalau bisa Sekda Tatag Prabawanto. Hal itu disampaikan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati seusai upacara akhir masa jabatan di Alun-alun Sragen, Senin (3/5/2021).

“Sampai hari ini kita juga belum ada kabar, apakah pengampunya PLT atau PJ. Kalau PJ nanti SK dari Kemendagri, kalau PLT SK dari Pak Gubernur,” papar Bupati.

Baca Juga :  Musda X MUI Sragen Dibuka, MUI dan Ulama Diminta Bantu Pencegahan Covid-19 dan Tangkal Hoax Pemecah Belah Persatuan. Ketua MUI Jateng Ingatkan Sehari 3000 Warga India Meninggal Karena Terpapar!

Sesuai aturan, jika kurang satu bulan maka bisa dijabat Pelaksana Tugas (PLt). Sementara jika di atas satu bulan, maka kemungkinan besar dijabat PJ.

Bupati Yuni menyampaikan pihaknya masih menunggu siapa yang akan ditunjuk mengisi kekosongan jabatan hampir dua bulan ini.

PJ atau PLt itu akan menjabat selama masa transisi setelah akhir masa jabatan Yuni-Dedy yang habis 4 Mei dan menunggu pelantikan pasangan terpilih, Yuni-Suroto yang direncanakan dilantik Juli mendatang.

“Kami nunggu saja. Tapi persiapan sudah kami lakukan dan besok pagi kita Sertijab. Kalau saya boleh meminta saya milih Pak Sekda yang jadi PLT,” urainya.

Baca Juga :  Malam Takbiran, Lazismu Masaran Sragen Bagi 200 Parcel di 13 Kelurahan

Meski demikian, pihaknya siap saja dengan siapapun yang akan ditugaskan mengampu jabatan bupati sementara di Sragen.

Mengapa berharap Sekda jadi PLt? Yuni menyebut karena ASN atau PNS di Sragen saat ini semua sudah kompak.

Dengan dipimpin Sekda, dinilai bisa melanjutkan apa yang sudah dijalankan.

“Plafon anggaran dan kebijakan sudah pasti mereka lebih secure untuk mengamankan. Tapi tidak ada problemlah siapapun nanti yang PJ atau PLT,” tandasnya. Wardoyo