JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Ratusan Pemudik Sudah Masuk Solo, 1 Orang Positif Covid-19 Langsung Dibawa ke Asrama Haji Donohudan

Polisi memberhentikan rombongan enam warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, di Faroka, Rabu (28/4/2021). Mereka diketahui hendak berziarah ke makam Habib Anis bin Alwi Al-Habsyi di Pasar Kliwon. Istimewa
PPDB
PPDB
PPDB

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Rombongan pemudik diketahui sudah terdeteksi masuk Kota Solo sejak dua pekan lalu. Kondisi itu berdasarkan pengamatan dari berbagai lokasi mulai terimal, hingga stasiun.

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menyebut sejak 22 April lalu, sebanyak 543 pemudik telah masik Kota Solo.

Dari ratusan itu, ternyata diketahui satu orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pemudik masuk Solo yang positif Covid-19 tersebut langsung dikarantina di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

“Mulai tanggal 22 April hingga saat ini tercatat ada 543 pemudik yang masuk Solo. Satu di antaranya positif dari hasil testing GeNose di Terminal Tirtonadi,” kata Ade, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga :  Sanksi Tegas Intai Restoran di Solo yang Tak Taat Prokes

Kapolresta mengatakan adanya pemudik yang positif Covid-19 itu berdasarkan laporan dari Satgas Penanganan Covid-19 dan Satgas Jogo Tonggo Kota Solo.

“Hasil investigasi Jogo Tonggo dan satgas, begitu diidentifikasi pemudik dilakukan testing, dan diketahui ada satu yang positif,” tuturnya.

Sementara itu, ratusan pemudik yang masuk Solo selama masa pengetatan sejak 22 April itu terdata melalui beberapa titik. Di antaranya di terminal, stasiun, dan ada juga yang didata di perkampungan.

Ade menjelaskan selama masa larangan mudik 6-17 Mei nanti, pemudik yang berusaha masuk Solo akan langsung dikarantina di Solo Technopark (STP) selama lima hari. Hal itu untuk mencegah penularan Covid-19 dari para pemudik yang masuk Solo.

Baca Juga :  Demam Promo Time Collab The BTS Meal, Aparat Bubarkan Driver Ojol yang Menumpuk di McDonald's Slamet Riyadi

Mantan Kapolres Karanganyar itu menambahkan, setiap orang yang masuk ke Kota Bengawan, selain membawa SIKM juga harus bisa menunjukkan surat bebas dari Covid-19. Kalau tak bisa menunjukkan surat hasil rapid maupun PCR, akan dilakukan tes di Pos Skrining dan Tracing, Testing, dan Treatment (3T).

“Untuk pemudik, aturannya jelas. Hasil Non Reaktif akan kita karantina selama 5 hari di lokasi yang sudah ditentukan, untuk yang positif di Donohudan. Kalau sudah dirumah akan dijemput jogo tonggo. Kalau ada yang menolak, akan kita proses sesuai dengan aturan yang berlaku. Pos akan kita fungsikan full selama 24 jam,” papar Ade. Prabowo

[sharethis-reaction-buttons]