JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sambangi Mantan Bupati Agus di Kuwungsari, Ketua DPC Demokrat Sragen Sebut Ada 2 Hal Penting!

Jajaran DPC Demokrat dipimpin Ketua DPC Budiono Rahmadi berpose bersama usai silaturahim ke kediaman Mantan Bupati Sragen, Agus Fatchur Rahman, Rabu (19/5/2021). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jajaran pengurus DPC Partai Demokrat kembali menggelar road show safari politik mereka.

Setelah menyambangi mantan Wabup Dedy Endriyatno, safari berlanjut dengan menyambangi mantan Bupati Sragen periode 2011-2016, Agus Fatchur Rahman, Rabu (19/5/2021) sore.

Dipimpin Ketua DPC, Budiono Rahmadi, jajaran pengurus DPC dan anggota fraksi menyambangi Agus di kediamannya Kampung Kuwungsari, Kelurahan Sragen Kulon, Sragen.

Selama hampir 2 jam, politisi yang akrab disapa Mas Bro itu bersama pengurus bercengkerama dengan mantan orang pertama di jajaran Pemkab Sragen itu.

Baca Juga :  Ada Kadus di Sragen Hamili Siswi SMK, Bu Camat Sampaikan Pesan Moral Menohok. Para Orangtua Tua Diminta Lebih Waspada!

Mereka juga ngangsu kawruh dan ngobrol seputar pengalaman Agus malang melintang di dunia perpolitikan hingga selama 5 tahun memimpin Sragen.

Kepada wartawan, Mas Bro mengatakan kedatangannya bersama pengurus DPC itu yang pertama dalam rangka silaturahim dengan mantan Bupati Sragen itu.

Menurutnya tidak ada agenda spesifik kecuali menjalin silaturahmi di momen bulan suci.

“Yang pertama, kami ke sini silaturahim dengan Pak Agus, kebetulan momennya masih bulan Syawal, kita mohon maaf lahir batin,” paparnya.

Namun, ia menyampaikan kunjungan itu juga sekaligus untuk meminta wejangan dan petuah-petuah dari Pak Agus. Terutama bagaimana agar ke depan partainya bisa berkontribusi yang lebih besar untuk Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Warga Resah, Beredar Kabar Pak Bayan di Sragen yang Renggut Keperawanan Siswi SMK Hingga Hamil, Mau Menikahi Karena Terpaksa

Budiono menyebut ada beberapa catatan dari kunjungannya sore tadi. Yang jelas ia menilai sosok Agus Fatchur Rahman sebagai salah satu tokoh politik senior yang matang serta kenyang akan ilmu dan pengalaman.

“Salah satunya tentang konsistensi, bahwa harus konsisten mengikuti mata air politisi yang bisa jadi contoh. Misalnya Bung Hatta, Sjahrir dan lainnya,” tuturnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua