JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Berkedok Ngamen Tapi Minta Yang Meresahkan, 7 Gerombolan Anak Punk di Brebes Dikukut Polisi. Rambut Langsung Dicukuri dan Diberi Peringatan

Gerombolan anak punk yang diamankan Polres Brebes. Foto/Humas Polda

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 7 anak punk terjaring razia Tim Patroli Sat Samapta Polres Brebes saat gelar Patroli antisipasi premanisme dalam rangka harkamtibmas yang tetap kondusif dan Ops Yustisi dalam rangka penerapan PPKM di wilayah Brebes, Sabtu (12/6/2021) malam.

Kegiatan yang dipimpin Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Brebes Aipda Bayu menindaklanjuti laporan masyarakat atas tindakan sekelompok anak-anak punk atau anak muda berkisar umur 15 tahunan meminta-minta uang kepada warga yang sering nongkrong di kawasan Alun-Alun Brebes.

“Mereka meminta uang warga berkedok pengamen maupun tukang parkir liar sehingga meresahkan masyarakat,” kata Aipda Bayu.

Menurutnya, gerombolan anak punk yang berkeliaran itu kerap meresahkan masyarakat. Hal ini yang menjadi alasan pihaknya mengamankan gerombolan anak punk tersebut.

Baca Juga :  Unggah Postingan Ajakan Aksi Tuntut Keadilan Gegara PPKM Darurat, 3 Warga Banyumas Langsung Ditangkap Polisi. Seruannya di Postingan FB Ngeri!

Dari hasil patroli diamankan sebanyak 7 orang anak-anak dan setelah diinvestigasi beralamat di seputar Kecamatan Brebes dan Wanasari.

Selanjutnya, anak punk dilakukan pembinaan. Hal ini untuk memberikan efek jera kepada mereka, anak-anak punk tersebut akan dirapikan rambutnya dan penampilan mereka.

Sekaligus diberi pengarahan untuk tidak kembali ke jalanan dan membuat resah warga.

Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto melalui Kasat Samapta AKP Suraedi menambahkan, setelah diberikan pembinaan mereka kemudian membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi mengamen lagi di lokasi tersebut.

Selanjutnya ketujuh anak punk diperbolehkan untuk meninggalkan polsek untuk pulang ke rumah masing-masing. Wardoyo