JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Ditinggal Istirahat, Pabrik Tahu Mulyadi di Gabugan Tanon Mendadak Kebakaran. Warga Langsung Panik dan Berhamburan

Warga dan petugas Polsek mengecek kondisi pabrik tahu milik Mulyadi yang terbakar di Patihan, Gabugan, Tanon, Senin (21/6/2021) malam. Foto/Wardoyo


SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran melanda pabrik tahu milik Mulyadi (48) warga Dukuh Patihan RT 12, Gabugan, Tanon, Senin (211/6/2021) malam.

Pabrik tahu yang ada di sebelah rumah korban itu nyaris ludes dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Namun atap pabrik ludes terbakar. Data yang dihimpun di lapangan, musibah itu terjadi pukul 20.00 WIB. Menurut keterangan warga, api kali pertama muncul sekitar pukul 20.00 WIB.

Kobaran api diketahui oleh tetangga korban yang melintas saat kejadian. Api pertama kali muncul dari bagian atap.

Setelah itu api dengan cepat berkobar melahap bagian atap yang terbuat dari kayu. Mendapati hal itu saksi langsung memberitahu korban dan berteriak minta tolong.

Baca Juga :  Unggah Postingan Ajakan Aksi Tuntut Keadilan Gegara PPKM Darurat, 3 Warga Banyumas Langsung Ditangkap Polisi. Seruannya di Postingan FB Ngeri!

Tak lama, warga berhamburan membantu pemadaman dengan alat seadanya. Kemudian datang mobil pemadam kebakaran Sragen.

Berkat kesigapan pemadam, api bisa dijinakkan 45 menit kemudian. Sehingga tidak merembet ke rumah korban dan permukiman warga lainnya.

Meski demikian, bagian atap pabrik berukuran 4 X7 meter itu hangus dilalap api. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kapolsek Tanon AKP Primadhana Bayu Kuncoro mewakili Kapolres membenarkan kejadian itu. Dari hasil olah TKP dan keterangan korban, api diduga berasal dari sisa pembakaran di tungku penggorengan yang belum tuntas dimatikan.

“Korban sekitar pukul 18.00 WIB meninggalkan rumah tempat produksi tahu yang letaknya bersebelahan dengan rumah tempat tinggal. Saat itu korban merasa api tungku di penggorengan tahu sudah dimatikan, selanjutnya korban beristirahat. Ternyata sekitar pukul 20.00 WIB muncul kobaran api. Beruntung bisa dipadamkan pukul 20.45 WIB,” paparnya. Wardoyo